Amerika Serikat

Trump Sembuh, Lepas Masker dan Serukan Tak Takut Corona

publicanews - berita politik & hukumPresiden Donald Trump tiba di Gedung Putih usai menjalani perawatan akibat positif Covid-19, Senin (5/10). (Foto: New York Times)
PUBLICANEWS, Washington - Setelah menginap tiga malam di pusat medis militer Walter Reed, Maryland, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali ke Gedung Putih, Senin petang waktu setempat. Trump meninggalkan rumah sakit militer menggunakan helikopter kepresidenan.

Presiden berusia 74 tahun itu mengepalkan tangan saat memasuki helikopter Marine One yang akan menerbangkannya selama 10 menit ke Gedung Putih. Tak banyak yang ia ucapkan. "Terima kasih banyak semuanya," katanya sambil melambai.

Dikutip dari New York Times, Selasa (6/10), sebelum masuk pintu Gedung Putih, Trump tampak melepas masker. Ia kemudian memberi hormat panjang kepada marinir sebelum beranjak masuk.

Sebelumnya, melalui akun Twitternya, @realDonaldTrump, ia mengabarkan akan pulang dari rumah sakit. Trump menegaskan agar tidak takut menghadapi virus corona. "Jangan takut dengan Covid. Jangan biarkan itu mendominasi hidup Anda," ia mencuit.

Ia kembali mencuit setelah tiba di Gedung Putih. "Satu hal yang pasti: jangan biarkan itu mendominasi Anda, jangan takut. Anda akan mengalahkannya," ujarnya.

Pernyataan Trump ini dinilai tokoh Partai Demokrat, para ilmuwan, sekaligus kerabat korban, sebagai sikap meremehkan penyakit akibat terinfeksi virus Covid-19. Trump dianggap mengkerdilkan virus Corona yang telah merenggut 209 ribu nyawa dan 7,4 juta pasien yang berjuang melawan maut.

Dokter pribadi Trump, Sean P Conley, lega atas kepulangan tersebut. "Selama 24 jam terakhir, presiden terus membaik. Ia memenuhi atau melampaui semua kriteria standar untuk keluar rumah sakit," ujarnya meyakinkan.

Conley tidak memberikan kepastian seperti apa perawatan Trump selanjutnya setiba di Gedung Putih. "Jika kita bisa melewati hari Senin, dengan kondisi tetap sama atau meningkat lebih baik lagi, maka kita semua akan menarik napas lega yang terakhir," ia menambahkan.

Ia tidak menjelaskan kondisi dan fungsi paru-paru Trump, termasuk hasil tes virus corona di rumah sakit terakhir dan kapan dinyatakan negatif Covid-19. Conley hanya menjelaskan Trump sudah mendapat dosis ketiga obat remdesivir dan deksametason sebagai obat yang telah terbukti bermanfaat bagi pasien akibat virus corona. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top