Ketua Umum ICMI Sebut Trump Sombong Diganjar Covid-19

publicanews - berita politik & hukumPresiden AS Donald Trump tiba di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, Sabtu (2/10). (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie menilai Presiden AS Donald Trump positif Corona sebagai buah dari kesombongan karena menganggap remeh pandemi Covid-19.

“Buah kesombongan, langsung diganjar covid19 positive. Akibatnya pasti panjang,” Jimly mencuit melalui akun Twitter pribadinya, @JimlyAs, Sabtu (3/9).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini memperkirakan petahana Presiden Amerika Serikat berusia 74 tahun itu akan kalah telak dalam pemilihan presiden pada November 2020 mendatang.

Menurut anggota DPD ini, kekalahan Trump akan berdampak pada proses pemerintahan yang akan ribet dan berdampak pada dunia. "Apa ini pertanda mulainya era the end of America?" Jimly mempertanyakan.

Diketahui Trump dan Ibu Negara AS Melania mengumumkan positif tertular virus corona. Setelah 17 jam pernyataan tersebut, Trump dipindahkan dari Gedung Putih ke RS militer Walter Reed, Bethesda, Maryland.

Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany memastikan kepada pendukung Trump bahwa kondisi Presiden dan Melania dalam kondisi baik-baik saja.

Menyusul Trump, mantan penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway juga mengumumkan positif corona. Diduga ia bersama Trump tertular virus Corona saat bersama-sama menghadiri acara Rose Garden Sabtu lalu. Conway menjadi orang keenam yang dinyatakan terinfeksi virus Covid-19 itu.

Ketiga orang lainnya yang hadir pada acara tersebut dan dinyatakan positif yaitu Senator Republik Utah Mike Lee, Senator Republik North Carolina Thom Tillis, dan Presiden Universitas Notre Dame Pendeta John Jenkins.

Dalam acara pengumuman calon Hakim Agung Amy Coney Barrett tersebut, pejabat yang hadir tidak mengenakan masker dan tidak ada yang mengindahkan keharusan menjaga jarak. Sesuatu yang kerap dilakukan Trump, meskipun diketahui faktor usia dan obesitas paling rentan tertular penyakit yang menjadi pandemi dunia itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top