220 Napi Uganda Kabur Membawa Senjata, Polisi Masih Memburu

publicanews - berita politik & hukumSekitar 220 narapidana melarikan diri dari penjara di timur laut Uganda. (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Kampala - Setidaknya 220 narapidana kabur dari sebuah penjara di timur laut Uganda, kemarin sore. Hingga hari ini, polisi masih memburu mereka.

Rabu (16/9) sore kemarin, terjadi baku tembak di dekat barak tentara di Distrik Moroto, yang mengakibatkan lebih dari 200 napi melarikan diri. Mereka yang kabur termasuk penjahat kelas kakap. Sebelum kabur dari penjara mereka membobol gudang senjata dan berhasil membawa 15 pucuk senapan beserta amunisi.

Baku tembak tersebut sempat mengakibatkan aktivitas kota terhenti.

Dikutip dari situs berita The Straits Times, Kamis (17/9), beberapa napi kabur dengan melepaskan seragam tahanan berwarna kuning cerah agar tidak dikenali. Mereka kemudian menuju ke Gunung Moroto.

Seorang tentara dan dua dari 220 napi dilaporkan tewas dalam baku tembak. "Satu narapidana ditembak dalam pelarian, tiga lainnya berhasil ditangkap, tetapi sisanya kabur menuju Gunung Moroto di mana operasi kami akan difokuskan ke sana," kata komisaris polisi Johnson Byabashaija.

Saat ini polisi dan tentara Uganda tengah bekerja sama mengejar sekitar 215 napi yang masih dalam pelarian. "Dukungan secara darat dan udara telah dikerahkan untuk menangkap kembali narapidana," Byabashaija menegaskan.

Uganda adalah negara yang terletak di Afrika Timur dan beribukota di Kampala. Mereka memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 9 Oktober 1962 setelah sempat terjadi perang saudara sebelumnya.

Salah satu pemimpin Uganda yang terkenal adalah Idi Amin, khususnya karena kesadisannya membantai lawan-lawan politik. Sepanjang menjadi presiden, 1971-1979, ia diperkirakan telah membunuh 300 ribu orang. (m-01)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo17 September 2020 | 21:28:50

    Gawat tuh. Segera tangkap lagi pak polisi. Penjarakan lagi.

Back to Top