Lebanon

Dua Ledakan Guncang Beirut Mirip Bom Atom

publicanews - berita politik & hukumLedakan di pelabuhan beirut Selasa (4/8) sore waktu setempat. (Foto: tangkapan layar Twitter/@ncitayim)
PUBLICANEWS, Beirut - Dua ledakan besar terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa sore waktu setempat. Ledakan kedua menimbulkan bola api oranye besar ke langit, menyapu bangunan di pelabuhan. Bahkan, memunculkan gelombang kejut seperti tornado di seluruh kota.

Kantor berita AFP, Rabu (5/8), melaporkan suara dentuman terdengar di seluruh negara kecil tersebut. Bahkan hingga ke timur Siprus, yang berjarak 240 kilometer. "Itu seperti bom atom," kata Makrouhie Yerganian, seorang pensiunan guru sekolah di Beirut.

Kepala Keamanan Umum Lebanon Abbas Ibrahim memperkirakan ledakan berasal dari bahan peledak yang disita dan disimpan di pelabuhan kota. Diperkirakan di lokasi terdapat 'amonium nitrat' sebanyak 2.750 ton yang ditimbun selama 6 tahun di sebuah gudang.

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan, keadaan darurat diumumkan di Beirut selama dua pekan dan berkabung selama tiga hari. Aoun menegaskan akan menemukan orang yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Media setempat menampilkan video dan foto-foto korban yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa diantaranya berlumuran darah pasca ledakan besar itu. Kementerian Kesehatan melaporkan 73 orang tewas dan 3.700 orang terluka.

Kementerian Luar Negeri RI menyebutkan tidak ada korban jiwa dari WNI. "Informasi awal dari Dubes RI di Lebanon tidak ada WNI yang jadi korban," ujar Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah. Kemlu masih menunggu informasi resmi soal penyebab ledakan besar tersebut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top