Inggris

Saksi Melihat Pangeran Andrew Bersama Remaja Gundik di Klub Malam

publicanews - berita politik & hukumPangeran Andrew berdansa bersama wanita tak dikenal di klub malam Perancis pada 2017. Andrew juga membantah, bahwa saat itu ia digerai Pizza Express, London. (Foto: Coleman-Rayner)
PUBLICANEWS, London - Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris agaknya makin sulit mengelak dari tuduhan menggunakan jasa prostitusi gadis di bawah umur alias pedofilia. Seorang saksi kemarin malam waktu setempat mengatakan ia melihat adik Pangeran Charles itu berada di klub malam Tramp bersama remaja Virginia Giuffre.

"Saya ada di sana," kata saksi Shukri Walker, seperti dikutip The Sun, Selasa (4/8). "Saya ingat dia berdansa dan mengobrol dengan gadis muda itu," wanita kulit hitam itu menambahkan.

Keterangan wanita keturunan Somalia tersebut untuk membantah pernyataan Pangeran Andrew kepada BBC, bahwa pada malam kejadian, Maret 2001, ia berada di gerai Pizza Express bersama putrinya Beatrice. Shukri, kini 38 tahun, mengatakan ia berada di klub Tramp, kawasan Mayfair, London, bersama teman prianya.

Shukri masih ingat, ia tidak sengaja menginjak kaki Pangeran Andrew di lantai dansa. Ia semula tidak tahu, tapi sang teman menyuruhnya meminta maaf karena yang diinjak adalah anggota Kerajaan Inggris.

Saat menghampiri mejanya, Andrew tersenyum. "Dia berkata, tidak masalah," ujar Shukri, yang masih mengingat senyum sang Pangeran. "Ya ampun, dia pangeran sungguhan."

Shukri memutuskan berbicara karena ia bernasib seperti Virginia Giuffre. Ia dijual ke Kenya ketika negaranya, Somalia, dilanda perang. Ia kemudian diperdagangkan ke Italia sebelum terdampar di Inggris.

Ia telah menghubungi pengacara AS Lisa Bloom, yang mewakili sejumlah eks gundik miliarder Jeffrey Epstein. Epstein inilah yang mengirimkan Virginia --saat itu 17 tahun-- untuk melayani Pangeran Andrew.

Jaksa AS Tuduh Pangeran Andrew Berbohong dalam Skandal Perbudakan Seks

Shukri mengaku mengingat persis Andrew dan Virginia duduk di sudut, ada botol-botol minuman dan es batu. Keduanya mendapat perlakukan istimewa dari klub.

Di meja Adipati York atau Duke of Yorkt itu duduk pula Ghislaine Maxwell, teman wanita Epstein, yang ditangkap kepolisian New York, AS, sebulan lalu atas tuduhan membantu perdagangan orang.

Virginia, sekarang 36 tahun, mengaku dipaksa berhubungan seks dengan Andrew di rumah Maxwell di London. Setelah itu, ia dua kali lagi melayani Andrew, yakni di apartemen Epstein di New York lalu di pulau pribadi di Kepulauan Virgin.

Epstein sayangnya gantung diri di penjara New York di tengah sidang, Agustus 2019.

Andrew belum mengomentari pengakuan Shukri. Tapi sumber di Istana Buckingham meragukannya. "Sulit untuk percaya seseorang masih mengingat dengan jelas peristiwa 20 tahun silam," kata sumber tersebut.

Pengadilan Tinggi New York akan menggelar sidang pekan depan. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top