Amerika Serikat

Donald Trump Larang TikTok Karena Dapat Mencuri Data Pribadi

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi TikTok dance. (Foto: Gety Images)
PUBLICANEWS, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang aplikasi video TikTok beroperasi di negaranya. Menurut BBC News, Sabtu (1/8), Trump secepatnya akan menandatangani dokumen perintah pelarangan aplikasi buatan Cina tersebut.

Alasannya karena Pemerintah AS khawatir aplikasi produksi ByteDance tersebut dapat digunakan untuk mencuri data pribadi penggunanya.

“Sejauh menyangkut TikTok, kami melarang aplikasi tersebut di Amerika Serikat,” kata Trump pada wartawan di Air Force One, Jumat (31/7).

TikTok telah membantah tuduhan Trump. Banyak pihak belum tahu arah kebijakan Trump tersebut, juga bagaimana nantinya larangan akan diberlakukan.

Di sisi lain, perusahaan Microsoft dilaporkan berencana membeli aplikasi buatan ByteDance tersebut, namun Trump tampaknya ragu terhadap keputusan itu.

Entah apa alasan pastinya, namun tidak sedikit yang percaya bahwa pelarangan TikTok di AS muncul akibat ketegangan dengan pemerintah China, termasuk persaingan perdagangan serta penyebaran virus Corona.

Menanggapi hal ini, Juru bicara TikTok enggan berkomentar. Ia hanya mengatakan TikTok memiliki potensi besar untuk meraup kesuksesan dalam jangka panjang. (m-01)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top