Anggota Parlemen Taiwan Adu Jotos dalam Sidang

publicanews - berita politik & hukumLegislator Taiwan dari Kuomintang Lu Ming-che (kiri) dikeroyok dua anggota parlemen dari Partai Progresif Demokratik di tengah sidang pencalonan Control Yuan, Jumat (17/7). (Foto: AP)
PUBLICANEWS, Taipei - Anggota parlemen Taiwan terlibat perkelahian dalam sidang pemilihan kepala pengawas pemerintah, Jumat (17/7). Seorang legislator dari Partai Progresif Demokratik (DPP) tertangkap kamera tengah meninju anggota partai oposisi.

Anggota Partai Kuomintang (KMT) kemudian membalas dengan melemparkan plastik berisi air ke podium. Anggota DPP pun terpaksa mengenakan mantel plastik agar tidak kuyup.

Perkelahian di parlemen sudah kerap terjadi sejak terpilihnya Presiden Tsai Ing-wen empat tahun lalu. Baku pukul terakhir muncul lagi sejak dua pekan lalu menyusul ketikdaksepakatan atas kebijakan reformasi dan pemotongan uang pensiun Presiden Ing-wen.

Kuomintang juga menentang pencalonan Chen Chu (70) sebagai kepala pengawas pemerintah atau Control Yuan. Namun mereka membutuhkan persetujuan parlemen yang didominasi DPP.

Mereka juga memprotes karena 24 dari 27 calon anggota Control Yuan memiliki hubungan dekat dengan DPP. "Kami menuntut pembatalan pencalonan ini," ketua KMT Johnny Chiang kepada para pendukung yang berkumpul di luar gedung Control Yuan.

Chen adalah penasihat hak azasi manusia, ia pernah dipenjara 6 tahun pada 1980 ketika Taiwan di bawah kediktatoran Kuomintang. Chen adalah tokoh gerakan pro-demokrasi.

Meskipun huru-hara terjadi di luar dan di dalam gedung parlemen, pemungutan suara terus berlangsung dan nominasi Chen disetujui.

Chen berjanji akan mundur dari DPP jika terpilih. Hal itu untuk mempertahankan independensi Control Yuan. Ia menuduh oposisi mencoreng nama baiknya dengan tuduhan yang tidak berdasar.

Meskipun tak diakui RRT, Taiwan adalah negara dengan ibukota Taipeh. Negara pulau ini dibangun oleh Ciang Kai-shek dengan Partai Kuomintang pada 1949, setelah terjadi perang saudara di Tiongkok Daratan. Kuomintang sendiri dahulu adalah partai nasionalis Tiongkok yang lari ke pulau setelah kalah dari Partai Komunis.

Belakangan, di Taiwan, Kuomintang dituduh berkiblat ke Daratan. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top