Malaysia Buka Lockdown, Tapi Tetap Tutup Masjid

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Kuala Lumpur - Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin mengumumkan rencana pelongaran lockdown pada 4 Mei mendatang.

"Pemerintah telah memutuskan untuk membuka sektor ekonomi dengan hati-hati, sambil menerapkan prosedur operasi standar kesehatan yang ketat," kata PM berdarah Bugis dan Jawa itu seperti disalin dari Channel News Asia, Jumat (1/5).

Lewat kebijakan itu, sebagian sektor usaha akan diizinkan beroperasi kembali. Rumah makan boleh operasional.

Muhyiddin menyatakan, kegiatan keagamaan seperti shalat Jumat dan shalat berjamaah lainnya di masjid belum diizinkan. Demikian pula perjalanan antarnegara bagian atau kembali ke kota asal dalam rangka Idul Fitri tetap dilarang.

Kegiatan olahraga atau pengumpulan massa tetap dilarang. Kerumunan dibatasi paling banyak 10 orang. Tempat karaoke, klub malam tetap ditutup.

Pemerintah mengeluarkan daftar lengkap kegiatan yang dilarang melalui situs web Dewan Keamanan Nasional yang akan terus ditinjau sesuai perkembangan Covid-19.

Otoritas Malaysia secara resmi memberlakukan perintah pengendalian pergerakan atau movement control order (MCO) mulai 18 Maret lalu dan sudah diperpanjang tiga kali.

Hingga Jumat, ada total 6.002 kasus virus corona di mana 4.171 atau 69,5 persen dinyatakan telah sembuh. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top