Korea Utara

Sempat Dikabarkan Tewas, Dokter Pasang Ring Kim Jong-un Gemetar

publicanews - berita politik & hukumPemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (Foto: Reutera)
PUBLICANEWS, Pyongyang - Kabar kematian pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menguat dalam beberapa hari ini. Kabar terbaru menyebutkan Kim dalam kondisi kritis, ia koma.

Media Jepang Shuken Gendai menuliskan pemimpin tiran itu dalam kondisi tak sadarkan diri pasca operasi jantung yang gagal pada awal April lalu.

Diceritakan Kim yang bertubuh tambun itu mendadak mengalami serangan jantung dan jatuh tak sadarkan diri. Majalah ternama di Jepang itu, Sabtu (25/4), mengutip pejabat medis Tiongkok yang menyebutkan saat itu pula Kim dilarikan ke rumah sakit.

Bala bantuan medis dari Tiongkok dikontak, yaitu dari Pusat Penyakit Kardiovaskular Nasional Tiongkok dari Klinik Fuai dan Klinik PLA 301 Beijing. TIm beranggotakan 50 dokter dan tenaga medis dengan kendaraan khusus berangkat ke Pyongyang, ibukota Korut.

Sementata tim dokter Korut melakukan tindakan CPR atau resusitasi jantung dan paru-paru. Karena kondisi kritis dan tim medis Tiongkok tak mungkin tiba dalam waktu singkat, maka tim dokter Korut memutuskan melakukan penyelamatan terhadap Jong-un dengan operasi cardiac stent.

Kabarnya, dokter yang mengoperasi Jong-un sangat gugup hingga tangannya bergetar. Operasi memasukkan stent atau ring ke dalam pembuluh darah untuk memompa darah ke jantung memakan waktu hingga 8 menit.

Dokter, masih menurut kabar tersebut, belum berpengalaman mengoperasi orang dengan kondisi obesitas seperti Jong-un. Pemasangan ring biasanya hanya sekejap alias tak sampai satu menit.

Pasca operasi, Jong-un dikabarkan seketika koma. Tim medis dari Tiongkok yang datang dan memeriksa angkat tangan, "Kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi."

Media Jepang Daily NK mengabarkan, Jong-un saat ini berada di sebuah vila di kawasan Hyangsan County, kondisinya mulai membaik. Media itu membenarkan sang tiran menjalani perawatan jantung akibat obesitas, kegemaran merokok, dan kerja melampui batas.

Dugaan membaiknya kondisi Jong-un juga berdasarkan citra satelit yang menunjukkan kereta khusus milik penguasa Korut itu berada di Wonsan sejak 21 April.

"Kereta itu memperkuat laporan bahwa Kim tinggal di kawasan elite di pesisir timur negara itu," tulis situs 38 North seperti dikutip Reuters, Sabtu.

Wonsan merupakan lokasi wisata dengan sembilan villa mewah berukuran besar. Terdapat pula gedung pertahanan, lapangan tembak, bioskop, lapangan basket, dan dek kapal yacht mewah hingga lapangan berkuda. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top