Arab Saudi Segera Akhiri Penerapan Hukum Cambuk

publicanews - berita politik & hukumAksi menentang hukuman cambuk. (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Saudi - Mahkamah Agung (MA) Arab Saudi segera mengumumkan pencabutan hukuman cambuk. Kabar yang banyak dinanti pegiat HAM itu diberitakan Reuters, Jumat (24/4).

“Keputusan ini sebagai perpanjangan reformasi hak asasi manusia (HAM) yang diterapkan dengan arahan Raja Salman dan pengawasan langsung Putra Mahkota Mohammed bin Salman,” tulis Reuters yang menyebutkan berdasarkan bocoran dokumentasi MA.

Keputusan Komisi Umum untuk Mahkamah Agung itu diambil bulan ini. Sebagai ganti hukuman cambuk akan diterapkan sanksi penjara atau denda kepada para pelanggar. Selama ini, para hakim diberi kewenangan untuk menerjemahkan aturan agama itu menjadi jumlah hukuman cambuk kepada pelanggar.

Kepala Komisi HAM (HRC) Awwad Alawwad menilai penghapusan hukuman fisik itu sebagai langkah maju dalam agenda HAM di Arab Saudi.

"Ini adalah perubahan yang disambut baik meskipun seharusnya sudah terjadi bertahun-tahun lalu. Tidak ada yang bisa menghalangi Arab Saudi mereformasi sistem peradilannya yang tidak adil," kata Adam Coogle, Wakil Direktur Human Rights Watch khusus Divisi Timur Tengah dan Afrika Utara.

Meski bakal menghapus hukum cambuk, tetapi amputasi bagi pencuri atau pemenggalan kepala untuk pembunuhan dan pelanggaran terorisme belum dilarang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top