Italia Catat Kematian 10 Ribu Jiwa, AS Tembus 2 Ribu

publicanews - berita politik & hukumPeti mati orang jenazah korban COVID-19 di krematorium kota Serravalle Scrivia di Alessandria, Italia, 23 Maret 2020. (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Italia - Korban meninggal dunia akibat virus corona terus bertambah. Di italia, Dinas Perlindungan Sipil mencatat kematian hingga Minggu ini lebih dari 10 ribu jiwa.

Dilansir dari AFP, Minggu (29/3), kematian baru pada Sabtu kemarin sebanyak 889 kasus. Pada Jumat (27/3) sebelumnya, jumlah korban meninggal sebanyak 969 orang.

Hal itu menjadikan Negari Piza itu sebagai negara yang paling parah dilanda virus Corona (COVID-19) di dunia.

Italia yang berpenduduk 60 juta jiwa itu kemungkinan besar akan melanjutkan kebijakan lockdown yang seharusnya berakhir 3 April mendatang.

Kenaikan tajam jumlah kematian juga terjadi di Amerika Serikat. Data Johns Hopkins University menyebutkan hingga Sabtu kemarin jumlah korban meninggal akibat covid-19 telah mencapai 2 ribu jiwa sejak kematian pertama pada 29 Februari lalu.

Kematian terbanyak dilaporkan di Negara Bagian New York dengan 626 kasus, di mana New York City sebagai pusat dengan 517 kematian.

Di AS jumlah kasus yang terinfeksi naik menjadi 121.117 dan 961 dinyatakan telah pulih.

Secara keseluruhan di dunia, berdasar data dar universitas yang berbasis di Maryland, AS, itu tercatat 660 ribu positif corona dengan lebih dari 30 ribu kematian. Hampir 138 ribu telah pulih dari infeksi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top