Penyebab Kematian Corona di Italia Tembus 475 Jiwa dalam Sehari

publicanews - berita politik & hukumBendera beberapa negara yang terkena corona diproyeksikan ke patung Penebus Kristus di atas bukit Corcovado di Rio de Janeiro, Brasil. (Foto: AFP)
PUBLICANEWS, Italia - Jumlah kematian terburuk akibat virus corona menerpa Italia. Dalam waktu kurang dari 24 jam terakhir, kematian mencapai 475 jiwa. Pada Minggu (15/3), mereka yang meninggal tercatat 368 orang.

Dikutip dari laman Metro.co.uk, hingga Kamis (19/3) dini hari WIB, total kematian mencapai 2.978 jiwa. Sedangkan jumlah kasus positif corona sebanyak 35.713 orang, melonjak 13,35 persen dibanding hari sebelumnya di angka 31.506 kasus. Sedangkan jumlah yang kembali sehat sebanyak 4.025 orang.

Italia yang berpenududk 60 juta jiwa memiliki populasi penduduk tertua di dunia. Sebanyak 23,3 persen warganya berusia di atas 65 tahun.

Hasl penelitian Open Science Framework oleh para peneliti di Universitas Oxford menyebutkan, banyak rumah tangga di Italia dihuni lintas generasi. Akibatnya interaksi antargenerasi ini menyebabkan cepatnya penularan covid-19.

"Sangat jelas perkembangan dan dampak pandemi ini mungkin sangat terkait dengan komposisi demografis populasi, khususnya struktur usia populasi," bunyai hasil penelitian yang dipublikasikan pekan ini.

Disebutkan anak muda bisa terinfeksi tanpa menunjukkan gejala, mereka tanpa sengaja menularkan kepada yang lebih tua karena tinggal serumah.

Hasil survei menunjukkan pentingnya melakukan jarak sosial (social distancing), terutama saat berbicara dan kontak antar generasi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top