Tiongkok Akan Tulis Ulang Alkitab dan Alquran

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Beijing - Di tengah isu Uighur, Pemerintah Tiongkok mengumumkan akan memperbarui isi Alkitab dan Alquran. Dalam editan kitab suci itu akan disesuaikan dengan kepentingan dan keyakinan Partai Komunis.

Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok Wang Yang menegaskan otoritas agama harus mengikuti instruksi Presiden Xi dan menafsirkan ideologi agama yang berbeda berdasar dengan 'nilai-nilai inti sosialisme'.

"Paragraf yang dianggap salah oleh badan sensor akan diubah atau diterjemahkan kembali," kata Wang seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (27/12).

Mandat editing kitab suci dipercayakan kepada Komite Urusan Etnis dan Agama Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok. Selama ini, komite ini bertugas mengawasi masalah etnis dan agama di negeri tirai bambu itu. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top