Lee Hall, Napi Buta Pertama AS yang Disetrum Mati

publicanews - berita politik & hukumLee Hall (53) sebelum buta dan kursi listrik tempat ia menjalani eksekusi mati di penjara Nashville, Tennessee, AS, Jumat (6/12) pagi waktu Indonesia. (Foto: WVLT)
PUBLICANEWS, Tennessee - Setelah menyantap dua potong roti cincin rasa bawang, sepotong roti keju, sepotong kue stik keju Philly, dan sebotol Pepsi, Leroy 'Lee' Hall Jr (53) menyudahi makan malam terakhirnya di penjara Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Pembunuh Traci Crozier, 30 tahun lalu, itu kemudian dituntun ke ruang eksekusi.

Lee Hall buta karena tidak mendapatkan perawatan memadai atas penyakit glukoma yang ia derita selama di dalam penjara. Kepada hakim sehari sebelumnya, Hall mengatakan memilih disetrum ketimbang suntik mati.

Petugas kemudian mendudukan Hall di kursi listrik. Sengatan pertama dilakukan pada Kamis (5/12) pukul 19.17 waktu setempat atau Jumat (6/12) pagi di Indonesia. Lalu 20 detik kemudian, listrik bertegangan 1.750 volt dialirkan ke tubuhnya seketika.

Otoritas setempat menyatakan Hall mati dalam semenit setelah menjalani eksekusi di kursi listrik. Laman Tennessean melaporkan, petugas mengumumkan kematian Hall delapan menit sesudahnya.

Hall menjadi orang buta pertama dalam sejarah modern Amerika yang dihukum mati dengan cara disetrum di atas kursi listrik --meskipun ia orang keempat yang menjalani eksekusi sejak hukuman mati diterapkan di Negara Bagian Tennessee pada 2018.

Staci Wooten, saudara perempuan korban Traci Crozier, yang hadir di luar penjara mengatakan ia dan keluarga menunggu 28 tahun untuk momen ini.

"Sekarang kedamaian keluarga kami bisa dimulai, tetapi neraka keluarga lain juga telah dimulai," katanya. "Malam ini akhir kehidupan sang monster yang membuat kami menderita tanpa saudara perempuanku yang cantik. Traci, hari ini kita menang," Wooten menambahkan.

Eksekusi dilakukan setelah pada Kamis (5/12) pagi Mahkamah Agung AS menolak permintaan pengacara Hall untuk menunda pelaksanaan hukuman. Gubernur Tennessee Bill Lee juga tak mau campur tangan.

"Sistem peradilan telah meninjau secara luas kasus ini selama hampir 30 tahun, termasuk peninjauan kembali dan putusan tambahan oleh Pengadilan Tinggi Tennessee kemarin dan hari ini," ujar Gubernur Lee. "Aku tidak akan campur tangan dalam kasus ini."

'Monster' Billy Crutsinger Disuntik Mati Setelah 16 Tahun Dibui

Negara Bagian Tennessee total telah menghukum mati 13 narapidana sejak 1916. Ketika vonis mati dihidupkan kembali pada Agustus 2018, tercatat enam napi jadi korban --dua diantaranya memilih cara suntik.

Hall meringkuk di penjara selama hampir tiga dekade, persisnya ia masuk bui pada 17 April 1991, karena membunuh pacarnya Traci Crozier (22). Hall saat itu 23 tahun.

Dokumen pengadilan menyatakan Hall dan Traci terlibat pertengkaran hebat di rumah neneknya pada 16 April 1991 malam. Ia kemudian menyiram Traci dengan bensin dan membakarnya di dalam mobil Nissan Pulsar. Sebelumnya, Hall memenuhi mobil dengan kertas dan handuk.

Seorang tetangga bersaksi, ia melihat bola api di depan rumah nenek Hall. Ia kemudian menelepon polisi ketika putranya membantu menarik Traci keluar dari mobil.

"Nona Crozier sempat mengatakan bahwa Hall yang membakar. Ia melemparkan bensin, ia membakar saya," kata saksi yang disembunyikan identitasnya, mengutip Traci. Sayangnya, Traci mengalami luka bakar 95 persen. Ia meninggal beberapa jam setelah dilarikan ke rumah sakit.

Tennessee adalah satu dari enam negara bagian di AS yang mempersilakan tahanan memilih mati di kursi listrik atau di ujung jarum suntik. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top