Korea Selatan

Artis Goo Hara Bunuh Diri, Korban Depresi Industri K-Pop?

publicanews - berita politik & hukumArtis Korea Goo Hara. (Foto: Instagram/@koohara)
PUBLICANEWS, Seoul - Aktris dan penyanyi populer Korea Selatan Goo Hara (28) ditemukan mati di rumahnya di Cheongdam-dong, Seoul selatan, Minggu (24/11) pukul 18.09 petang. Kantor Kepolisian Distrik Gangnam masih menyelidiki penyebab kematian mantan personel girlband Kara tersebut.

Ini bukan kali pertama Goo ingin mengakhiri hidupnya --jika dugaan bunuh diri benar. Pada Mei lalu, ia juga pernah melakukannya. Namun berhasil diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit.

Malam sebelumnya, dengan berbaju tidur dan rebahan di kasur, ia memposting kata 'Selamat tinggal' di akun instagramnya, @koohara. Namun buru-buru ia hapus karena tidak mendapatkan dukungan atas tindakannya untuk bunuh diri.

Goo, yang juga sering ditulis Koo, mengalami depresi setelah mantan pacarnya penyanyi K-Pop Choi Jong-bum memerasnya dengan mengancam akan menyebarkan video seks mereka. Pengadilan akhirnya menyatakan Jong-bum bersalah atas pemerasan, ia dihukum 18 bulan penjara dengan masa percobaan 3 tahun, pada akhir 2018.

Kantor Berita Yonhap melaporkan, Senin (25/11) pagi ini para penggemarnya berkumpul di luar rumah sakit meratapi kepergian Goo. Diantara mereka adalah teman-temannya sesama biduan K-Pop.

Penyanyi Kahi dari girlband After School mengatakan, para selebritas Korsel membutuhkan perlindungan dari gangguan atas ketenaran mereka. "Satu lagi 'matahari terbenam' hari ini," ujarnya.

"Aku sangat marah dan membenci dunia ini. Aku berharap kamu bahagia di mana pun kamu berada saat ini," rapper Dindin menulis di instagramnya.

Publik Korsel memperbincangkan tekanan yang dialami artis maupun bintang K-Pop akhir-akhir ini. Mereka yang tidak tahan atas tekanan publik akhirnya depresi seperti Goo Hara.

Oktober lalu, aktris Sulli (25) ditemukan tewas di rumahnya. Polisi juga mengatakan sahabat Goo itu bunuh diri karena tekanan jiwa. Pada 2017, penyanyi pop lainnya, Kim Jong-hyun, menemui ajal dengan menenggak obat-obatan.

Goo memulai debut pada 2008 sebagai anggota grup Kara. Setelah grup ini bubar pada 2016, ia melanjutkan karir solo dan memperoleh ketenaran di Korsel dan Jepang. Di 'Negeri Matahari Terbit' dan Tiongkok ia dikenal dengan nama Hara. Album solo perdananya adalah Can You Feel It? Ia pernah menjadi bintang drama Korea City Hunter.

Ia dikenal dengan perjuangannya melawan perundungan (bully) di media sosial. Ketika sembuh dari usaha bunuh diri pada Mei lalu, ia mengatakan sulit untuk mengatasi depresi dan meminta penggemarnya berkomentar positif di media sosial.

Budaya industri pop di Korsel telah menempatkan artis sebagai mesin pengeruk uang, mereka abai dengan kesehatan fisik dan mental 'dagangannya'. Goo salah satu yang sering mengeluhkannya.

"Setelah bertahun-tahun di bawah penindasan (industri pop), saya memang terlihat seolah baik-baik saja. Tapi tahukah Anda, rasanya saya mulai pecah berkeping-keping," katanya suatu ketika.

Lalu Minggu petang kemarin, Goo memilih mengakhiri hidupnya. "Selamat tinggal," ujarnya, dalam unggahan yang kemudian ia hapus sendiri itu. (oca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah29 November 2019 | 09:52:58

    ngerih korban cari duit

Back to Top