Amerika Serikat

Terlibat Pemakzulan Presiden Trump, Katie Hill Diserang Isu Porno

publicanews - berita politik & hukumAnggota Kongres AS dari Partai Demokrat Katie Hill. (Foto: capitalandmain.com)
PUBLICANEWS, Washington - Di tengah isu pemakzulan Presiden AS Donald Trump oleh anggota Kongres dari Partai Demokrat, muncul serangan balik tak sedap. Salah satu anggota panel penyelidik Katie Hill (32) dipermalukan dengan beredarnya foto bugilnya dan kisah biseksual.

Katie adalah anggota Kongres dari Partai Demokrat, ia Wakil Ketua Komite Pengawasan dan Reformasi, sebuah panel yang sangat terlibat mengungkap bukti-bukti dugaan pelanggaran pemilu oleh Trump.

Foto-foto yang bocor, antara lain, memperlihatkan tato Iron Cross, yang mengisyaratkan simbol Nazi, di dekat (maaf) kemaluannya. Ada pula gambar Katie tidur dengan dua stafnya, seorang wanita dan seorang pria muda.

Gambar lain saat ia berciuman panas dengan perempuan stafnya, yang belakangan diidentifikasi sebagai Morgan Desjardins (24), sesama orang California.

Bocoran itulah yang membuat Katie menjadi subyek penyelidikan komite etik Kongres. Wakil rakyat asal California itu sudah setahun diketahui sebagai AC-DC, alias pria suka dengan perempuan pun oke.

Pengacaranya sampai-sampai perlu mengirimkan surat ke sejumlah media agar tak lagi mengunggah foto yang ia sebut sebagai serangan pribadi tersebut.

"Klaim bahwa Nyonya Katie Hill memiliki citra Nazi di tubuhnya dalam bentuk tato adalah salah dan fitnah," kata sang pengacara, seperti dikutip Hufftington Post, Jumat (25/10).

Katie adalah salah satu bintang baru Capitol Hill, gedung parlemen, dalam setahun terakhir. Publik Amerika menjulukinya sebagai biseksual progressif yang menjungkirbalikkan Republik, penguasa Negara Bagian California.

Serangan terhadap Katie dimulai akhir pekan lalu ketika laman berita konservatif RedState menuduhnya dua kali melanggar aturan Dewan soal larangan berhubungan seks dengan staf.

RedState juga mengutip status Facebook Kenny Heslep, mantan suami Katie, yang mengatakan istrinya telah tidur dengan staf kuangan Kongres Graham Kelly selama setahun terakhir.

"Tapi jangan bilang saya menceraikannya karena dia biseksual," kata Heslep, seperti ditulis RedState. Nyatanya, cerita cinta segitiga Heslep-Katie-Desjardins saat mereka masih tinggal di Santa Clarita, California, menjadi fokus unggahan tersebut.

Katie membantah tudingan sang mantan bahwa ia mencurangi pernikahan mereka. Ia menyebut suaminya melakukan balas dendam lewat Facebook yang kini telah dihapus.

“Tuduhan bahwa saya terlibat hubungan gelap dengan Tuan Kelly benar-benar ngawur," ujar Katie lewat pernyataan tertulis. "Saya sedih karena masalah pribadi dibawa ke ranah publik," ia menambahkan.

Ia balik menuding foto-foto dan cerita yang bocor tersebut sebagai kampanye kotor dari Republikan --pendukung partai pengusung Donald Trump-- untuk mengalihkan isu pemakzulan sang presiden.

"Foto-foto intim saya dengan orang lain sengaja dilansir oleh agen Partai Republik. Saya jijik bahwa lawan berusaha mengeksploitasi masalah pribadi semacam itu untuk keuntungan politik," Katie menegaskan.

Pada Rabu (23/10), Komite Etik DPR menyelidiki tuduhan soal Katie melakukan hubungan seksual dengan stafnya, tindakan terlarang bagi wakil rakyat. Namun karena sumber tidak valid dan anonim, kemarin kasus ini ditutup sementara.

Pendukungnya menyebut Katie menjadi korban 'balas dendam porno' --mereka merujuk pada Trump yang sering dikabarkan punya skandal dengan banyak perempuan di masa lalu. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top