Spanyol

Foto Seksi di Tengah Kerusuhan Barcelona, Model Rusia Dihujat

publicanews - berita politik & hukumModel Rusia Elena Rybalchenko berpose seksi di depan kobaran api kerusuhan Barcelona, Spanyol. (Foto: Instagram/@fitness_mama)
PUBLICANEWS, Barcelona - Model Rusia Elena Rybalchenko dihujat warganet Spanyol lantaran mejeng di depan kobaran api dalam kerusuhan di Barcelona. Swafoto itu memperlihatkan Elena bercelana pendek jins robek-robek dan seksi, mulutnya setengah ternganga.

Pemilik akun @fitness_mama itu mencantumkan tagar #BarcelonaOnFire atau Barcelona membara. "Di depan saya, di belakang saya, di sebelah kiri dan kanan saya, di mana-mana ada ledakan, helikopter, suara sirene. Seperti film Hollywood," ia menulis dengan nada riang, kemarin.

Terutama warganet Catalunya atau Catalonia tersinggung atas unggahan Elena yang dinilai tidak sensitif. Mereka menganggap pemilik 700 ribu followers itu seolah memanfaatkan momen perjuangan bangsa Catalan memisahkan diri dari Spanyol untuk kepentingan popularitasnya sebagai selebgram.

Memang Elena mencoba berempati dengan juga memasang tagar #BarcelonaRiots dan #IndependenciaCatalunya. Tapi mengapa pula harus bercelana seksi dan bibir setengah terbuka?

Warganet Furious Laura Sarri menyebut Elena sedang mengolok-olok perjuangan bangsa Catalan. "Anda seharusnya malu pada diri sendiri karena memposting foto-foto seolah-olah Anda sedang berada di sebuah lokasi wisata," katanya, seperti dikutip media-media Spanyol hari ini.

“Api melambangkan perjuangan Catalan. Itu bukan sesuatu untuk dipamerkan seolah itu peristiwa biasa yang bodoh,” Sarri menambahkan.

Kemarahan juga ditunjukkan Alessandro Arostegui. “Apakah Anda ingin orang melakukan hal yang sama di negara Anda? Benar-benar memalukan!" ujarnya, sengit, seperti dikutip laman ultimahora.es, Jumat (18/10).

Siswa sekolah drama setempat, Alba Collado, bahkan meminta Elena keluar dari wilayah Catalonia segera karena tidaklah layak menumpang ketenaran di atas perjuangan Catalonia merdeka. "Ini adalah kerusuhan besar, bukan pemotretan. Pulanglah ke negaramu," katanya.

Tiga foto Elena tersebut diunggah sehari setelah 53 demonstran terluka dalam aksi penyerbuan ke Bandara Internasional Barcelona-El Prat. Polisi anti huru hara menembakkan peluru karet dan gas air mata karena massa telah membuat lebih dari 100 penerbangan dibatalkan.

Kekerasan terjadi menyusul putusan Mahkamah Agung yang menghukum 12 pemimpin separatis kemerdekaan Catalonia. Dalam dua tahun terakhir, gerakan Catalonia merdeka gencar terjadi. Pemerintah Catalan bahkan pernah mengadakan referendum pada 1 Oktober 2017. Tapi kemudian dibatalkan oleh pengadilan tertinggi Spanyol.

Catalan adalah sebutan bagi warga yang berdiam di Catalonia, wilayah Spanyol yang berbatasan dengan Perancis selatan. Catalonia terdiri atas empat sub-provinsi, yakni Barcelona, Girona, Lleida, dan Tarragona. Ibukota Catalonia adalah Barcelona, kota kedua terbesar di Spanyol setelah Ibukota Madrid.

Bangsa Catalan tidak pernah merasa diri sebagai orang Spanyol, pada tahun 1714 mereka ditaklukkan oleh Spanyol. Perang saudara terakhir terjadi pada 1930, namun berhasil digagalkan oleh diktator Jenderal Francisco Franco.

Tidak sadarkah Elena atas sejarah panjang perjuangan bangsa Catalan?

"Saya menghormati kota ini dan warganya," ujar ibu tiga anak yang tetap cantik itu. "Harap mengerti, saya tidak sedang melakukan sesi pemotretan." (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top