Indonesia Kembali Banjir Sarjana Al Azhar

publicanews - berita politik & hukumDubes Mesir Helmy Fauzy bersama lulusan Universitas Al-Azhar asal Indonesia dalam acara wisuda di Azhar Conference Center, Kairo, Kamis (3/10) pagi waktu setempat. (Foto: KBRI Mesir)
PUBLICANEWS, Kairo - Sebanyak 205 mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Mesir, menyelesaikan gelar kesarjanaannya. Kamis (3/10) kemarin, KBRI Kairo dan PPMI Mesir bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar mengadakan acara wisuda di Azhar Conference Center.

Universitas Al-Azhar sendiri tidak punya tradisi wisuda, acara ini kemudian diambil alih KBRI, khusus untuk mahasiswa Indonesia, sejak 1997. Mereka yang diwisuda dari berbagai tingkatan, seperti License (Lc), Magister, dan Doktor.

Acara wisuda tahun ini sangat meriah, dihadiri Wakil Rektor Urusan Pascasarjana, Wakil Rektor Urusan Mahasiswi, Dekan Fakultas Dakwah Islamiyah, Dekan Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab Putra, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin, Wakil Dekan Dirasat Islamiyah Putri, dan Dekan Sekolah Pascasarjana.

Grand Syaikh Al-Azhar diwakili oleh Sekjen Lembaga Riset Islam Al-Azhar Prof Dr Nadzir Iyadh dan Ambasador Abdurrahman Musa (Penasihat Grand Syaikh urusan mahasiswa Internasional). Hadir pula beberapa syaikh Al-Azhar serta dermawan Mesir yang selama ini banyak membantu perekonomian mahasiswa Indonesia, Muhammad Ragab.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dr Usman Syihab, yang membuka sidang wisuda, mengatakan total wisudawan dari luar Mesir berjumlah 319 orang (S1, S2 dan S3). Sebanyak 205 diantaranya asal Indonesia dan 114 orang lainnya dari Malaysia, Singapura, Filipina, AS, Nigeria, Pakistan, dan Kamboja.

Wisudawan asal Indonesia ada 1 orang meraih gelar Doktor dan 5 orang Master. Selebihnya menyelesaikan S1.

Dubes Helmy Fauzy mengingatkan para wisudawan untuk segera pulang ke Tanah Air dan mengabdikan ilmu yang telah mereka peroleh. "Bimbinglah bangsa Indonesia kepada jalan yang lebih baik, guna meraih persatuan, kesejahteraan, dan kemajuan” kata Helmy, sebagaimana rilis yang diterima Publicanews pada Jumat (4/10) siang.

Adapun Prof Dr Nadzir Iyadh yang mewakili Grand Syaikh Al-Azhar, menyampaikan pesan-pesannya yang sangat tajam. Ia berharap para wisudawan menjadi teladan bagi masyarakat di negara masing-masing serta menjadi bagian dari solusi dan bukan menambah persoalan.

"Saya tidak akan pernah bosan mengingatkan kalian semua agar menghindari sikap fanatik golongan, sebab ia bukan sikap seseorang yang telah meraih gelar sarjana dari Al-Azhar. Bersikaplah terbuka dan menjadi perekat umat," ujarnya.

Adapun wejangan Rektor Al-Azhar disampaikan oleh Wakil Rektor urusan Mahasiswi. Ia meminta perlunya para sarjana baru ini berbaur dengan masyarakatnya dan menjadi duta Al-Azhar dalam mengajarkan Islam sebagai agama kasih sayang.

Abdul Rauf asal Ternate, Maluku Utara, bahagia telah menyelesaikan studinya. Ia berterima kasih kepada Al-Azhar atas segala fasilitas yang ia terima bersama mahasiswa lainnya.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada KBRI Kairo dan PPMI Mesir yang selama ini telah membantu menyelesaikan kendala yang kami hadapi serta memfasilitasi terlaksananya acara wisuda yang sangat mengesankan ini," ujarnya. (*/'ca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. WE_A @WandiAli04 Oktober 2019 | 22:26:49

    Selamat buat para wisudawan wisudawati ... Semoga dpt tercapai cita2x nya dan bisa memberi manfaat bagi negara indonesia.

Back to Top