Kabut Asap Membuat Masker Jadi Barang Mahal di Malaysia

publicanews - berita politik & hukumIlustasi
PUBLICANEWS, Petaling Jaya - Asap pekat yang menyelimuti Malaysia membuat masker wajah naik kelas. Masker menjadi komoditas yang dicari-cari warga, harganya pun nyaris tak terkontrol.

Pemerintah buru-buru mengambil langkah tegas dengan menetapkan kontrol harga secara ketat. Mereka yang melanggar bakal dikenakan UU Kontrol Harga dan Anti-Pencatutan 2011. Ini belum pernah terjadi di Malaysia.

"Masker wajah masuk daftar komoditas yang dikendalikan harganya," kata Menteri Perdagangan dan Konsumen Dalam Negeri Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail, seperti dikutip media-media Malaysia, Rabu (18/9). "Tindakan tegas akan diambil terhadap para pedagang yang menaikkan harga secara tidak masuk akal," ia menambahkan.

Ada lima jenis masker yang masuk daftar kontrol harga oleh pemerintah. Sekotak masker jenis N95 berisi 10 buah dipatok maksimum 100 RM sekitar Rp 336 ribu! Harga ecerannya 6 RM per unit.

Masker satu lapis (ear loop) ditetapkan dengan harga grosir maksimum 5 RM per kotak, di tingkat pengecer menjadi 7 RM.

Masker wajah tiga lapis (ear loop/head loop) dihargai 25 RM per kotak. Sementara masker tie-on ditetapkan pada harga grosir maksimum 30 RM per kotak.

“Kementerian juga akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap langkah yang tidak masuk akal untuk meningkatkan harga grosir atau eceran masker wajah jenis lainnya," ujar Menteri Saifuddin.

Dua Menteri Berseteru Soal Asap, Mahathir Surati Jokowi

Kementerian telah melakukan pemeriksaan terhadap 1.115 gerai --sebagian besar apotek-- penjual masker wajah di seluruh negeri. Hasilnya, pemerintah mengeluarkan peringatan keras terhadap tiga gerai, mereka masing-masing dikenai denda 200 RM.

“Kementerian akan melanjutkan pemantauan selama musim jerebu dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak mana pun yang mengambil keuntungan dari situasi ini," Saifuddin menegaskan.

Sejumlah penerbangan di Malaysia hari ini mengalami penundaan (delay) akibat jarak pandang yang buruk. Di Penang, misalnya, Indeks Pencemar Udara (API) berada di angka 204 dengan jarak pandang 700 meter. Di George Town, API berada di kisaran 185-229.

Sebanyak 111 sekolah memulangkan muridnya pada pukul 10.00 waktu setempat saking buruknya kualitas udara akibat asap dari kebakaran lahan dan hutan. Di Sarawak, 298 sekolah kemarin diliburkan. Permintaan terhadap masker melonjak 300 persen hanya dalam dua pekan terakhir.

Menteri Lingkungan Yeo Bee Yin menuduh kabut asap ini kiriman Indonesia. Ia sempat berbantah dengan Menteri LKH Indonesia Siti Nurbaya Bakar ihwal asal jerebu ini. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top