Mantan Vokalis Band 'Exist' Malaysia Kembali Tertangkap Narkoba

publicanews - berita politik & hukumMohd Ali Kamarudin yang dikenal sebagai Mamat Exist (41) saat ditangkap polisi Malaysia pada Minggu (8/9) malam. (Foto: Utusan)
PUBLICANEWS, Johor Baru - Mantan vokalis band Exist Mohd Ali Kamarudin yang dikenal sebagai Mamat Exist (41) ditangkap polisi karena membawa 0,42 gram sabu. Polisi mencegat Mamat yang populer pada 1990-an itu saat berboncengan motor dengan temannya di Jalan Camar 1/3 di Taman Perling, Malaysia, Minggu (8/9) malam.

Malay Mail mengabarkan, polisi sebelumnya mendapat informasi keduanya bertingkah mencurigakan saat mengendarai sepeda motor Yamaha LC 135. Polisi berpakaian preman kemudian menemukan mereka melintas di depan sebuah ruko dan mencegatnya.

"Tersangka yang lebih tua (Mamat Exist) kemudian ditemukan memiliki 0,42 gram zat kristal putih yang diyakini sebagai sabu di dalam dompetnya," kata sumber kepolisian, Senin (9/9).

Polisi kemudian membawa Mamat dan temannya ke markas Tim Investigasi Narkotika (NCID) Distrik Johor Baru Utara untuk diproses. Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif mengonsumsi narkoba.

"Kedua pria tidak ada dalam daftar pencarian orang (DPO), tetapi tersangka yang lebih tua pernah terlibat kasus narkoba," sumber menambahkan.

Kepala Polisi Johor Baru Utara Asisten Komisaris Mohd Taib Ahmad mengatakan, polisi menjerat keduanya dengan Pasal 12 (2) dari Dangerous Drugs Act 1952 untuk kepemilikan narkoba dan Pasal 15 (1) (a) sebagai pengguna.

Band Exists berdiri pada 1991 dengan nama Exist. Album perdananya Untukmu Ibu meledak dan melambungkan nama lima anak muda berusia 13-19 tahun ketika itu.

Tiga tahun setelah melepas album perdana, vokalis Mamat keluar dan memilih solo karir. Posisinya digantikan oleh Ezad. Karir Mamat meredup setelah ia terlibat kasus pencurian di Singapura dan narkoba di Malaysia. Pada 2011 lalu ia dihukum denda 1000 Ringgit atau sekitar Rp 3,4 juta dalam kasus kepemilikan dadah.

Padahal Mamat tengah mempersiapkan konser reuni Mega Exists di Stadion Shah Alam pada 28 September dan di Singapura pada 5 Oktober. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top