Skandal Keluarga Kerajaan Inggris

Pangeran Andrew Membantah, Media Inggris Sodorkan Bukti Keaslian Foto

publicanews - berita politik & hukumPangeran Andrew bersama gundik Virginia Roberts di apartemen milik miliarder Jeffery Epstein di London, Inggris, pada tahun 2000 silam, yang dituduh palsu. (Foto: Rex Features)
PUBLICANEWS, London - Ini masih tentang skandal seks Pangeran Andrew dari Inggris, tapi kali ini soal ribu-ribut keaslian fotonya bersama Virginia Roberts. Andrew dan orang-orang dekatnya menegaskan gambar pewaris urutan keenam tahta kerajaan itu merangkul Virginia adalah hasil rekayasa atau hoaks.

Sebaliknya, media-media Inggris meyakinkan bahwa foto Andrew bersama gundik 17 tahun tersebut asli. Foto diambil di apartemen milik miliarder pedofilia Jeffery Epstein (66) di Maxbridge milik Knightswell di dekat Harrods, London, pada 2000 silam. Saat itu Andrew berumur 40 tahun dan baru setahun bercerai dengan Sarah Ferguson.

Dalam foto tersebut terlihat Ghislaine Maxwell (57), eks kekasih Epstein, yang bertugas menawar-nawarkan para 'perawan kencur' kepada kalangan atas. Desain interior ruang tempat mereka berfoto juga sama dengan apartemen milik Epstein saat ini.

Kepada Evening Standard, adik Pangeran Charles itu membantah pernah tidur dengan Virginia --yang kini menggunakan nama keluarga Giuffre dan tinggal di Australia. "Saya sama sekali tidak ingat foto itu," kata sang Adipati York atau Duke of York, Kamis (29/8).

Teman-temannya mengoreksi jari-jari tangan Andrew yang terlihat lebih gemuk dalam foto tersebut. Mereka menyebutnya sebagai hasil photoshop.

Namun, Daily Mail menunjukkan cuplikan foto-foto saat Andrew meninggalkan klub malam Tramp di London menggunakan kemeja yang sama dengan fotonya bersama Virginia pada Juli 2000. Ia mengenakan celana panjang hitam dan satu kancing baju atas terbuka.

Virginia mengklaim, ia melantai dengan Andrew di klub Tramp pada malam itu. Dari tempat dugem tersebut ia pergi ke apartemen Epstein, Andrew menyusul kemudian. Maxwell bersaksi, Virginia yang menyambut di pintu meminta Andrew menebak usianya. "Pangeran menyebut 17 tahun dan mereka berdua lalu tertawa bersama," ujar Maxwell.

Keduanya kemudian mandi bersama, lalu bercinta. Virginia mengaku dibayar Epstein 10 ribu Pound, sekitar Rp 1,7 miliar dengan kurs sekarang, keesokan harinya. Epstein, pengusaha jasa keuangan asal Amerika Serikat, mengatakan Andrew tidak tahu pembayaran ini.

"Saya kemudian meminta berfoto bersama pangeran sebagai kenang-kenangan," ujar Virginia, yang kini berumur 36 tahun.

Setelah di London, Virginia diminta Epstein melayani Andrew dua kali lagi pada waktu berbeda. Yakni di apartemen Manhattan, New York, dan di pulau pribadi Epstein di Kepulauan Virgin.

Juru Bicara Andrew membantah cerita ini. "Duke of York menyangkal keras memiliki segala bentuk kontak seksual dengan nona Virginia Roberts," begitu bunyi pernyataan mereka.

Skandal petualangan seks pangeran bernama lengkap Andrew Albert Christian Edward dengan ABG ini mencuat menyusul gantung diri Epstein di penjara New York, AS, pada 10 Agustus lalu. Epstein sedang menjalani sidang kasus perbudakan seks gadis di bawah umur, rata-rata gundiknya berusia 14 tahun dan Virginia termasuk 'paling tua'.

"Jelas bagi saya ada begitu banyak spekulasi media menyusul kematian Pak Epstein," Andrew, yang dikenal gemar duren, menegaskan.

Biro Penyidik Federal (FBI) AS tengah menelisik kasus perbudakan seks anak di bawah umur ini. Mereka berencana memeriksa Andrew, entah lewat aplikasi Skype atau langsung menemuinya di Inggris. (ian)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah31 Agustus 2019 | 11:58:49

    weleh weleh weleh wkwkwk

Back to Top