Amerika Serikat

Bantah Memperkosa, Tapi Cristiano Ronaldo Beri Uang Tutup Mulut Rp 5,3 M

publicanews - berita politik & hukumCristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga saat bertemu di lantai disko Rain Night Club, Las Vegas, AS, pada Juni 2009. (Foto: TMZ)
PUBLICANEWS, Nevada - Tidak mengakui telah memperkosa Kathryn Mayorga (34), namun pesepakbola Christiano Ronaldo diam-diam membayar model Amerika Serikat itu sebesar 375 ribu dolar AS, sekitar Rp 5,3 miliar.

Menurut dokumen Pengadilan Negara Bagian Nevada, AS, pengacara CR7, julukan bintang sepakbola asal Portugal itu, yang membayarkan uang tersebut. Mayorga, yang juga seorang guru, telah menerima uangnya pada 2010 silam. "Ia berjanji untuk tutup mulut," begitu bunyi dokumen pengadilan, seperti dimuat laman Daily Post, Selasa (20/8).

Pengadilan Las Vegas bulan lalu telah menyatakan tidak cukup bukti untuk membawa kasus ini ke ranah pidana. Mayorga kemudian membuat tuntutan perdata sebesar 200 ribu dolar AS dan kasusnya diadili di Nevada.

Seperti diketahui, Mayorga mengklaim diperkosa penyerang sayap klub Juventus itu di Hotel Palms, Las Vegas, pada Juni 2009. Keduanya bertemu di lantai disko Rain Night Club di hotel tersebut, lalu dilanjutkan ke penthhouse. Di sanalah terjadi perkosaan tersebut, menurut cerita versi Mayoga.

Mayoga kemudian melapor ke polisi, tapi tidak pernah mengungkap nama pemerkosanya --ia hanya menyebut 'bintang sepakbola'. Baru pada 2018 lalu ia terbuka menyebut nama Ronaldo.

Ronaldo, yang ketika itu berusia 24 tahun, telah tegas membantah tuduhan itu. Belakangan pengacaranya meluruskan dengan menyebut 'benar telah terjadi hubungan seks pada 2009'. "Tapi itu adalah kesepakatan dua orang dewasa," ujarnya, seperti dikutip TMZ.

Kemarin, dokumen kesepakatan damai beredar, intinya Ronaldo meminta kasus ditutup karena perjanjian tersebut sah. Lagi pula, kasus ini sudah kadaluwarsa.

"Tuan Ronaldo membayar penggugat sejumlah 375 ribu dolar AS dan kedua belah pihak sepakat untuk terikat perjanjian menjaga kerahasiaan," begitu bunyi dokumen pengadilan.

Uang damai yang lebih besar dari tuntutan tersebut bukan sebagai pengakuan bersalah, melainkan kesepakatan agar Mayorga tidak menceritakannya kepada publik alias uang tutup mulut.

Hakim Pengadilan Nevada akan memutuskan dalam pekan ini, apakah kasus perdata ini bisa diteruskan atau tidak. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top