Amerika Serikat

Tak Ada WNI Korban Penembakan di Texas yang Tewaskan 20 Orang

publicanews - berita politik & hukumPengunjung berhamburan saat terjadi penembakan di Mal Ciesto Viesta, Texas, Amerika Serikat, Minggu (4/8). (Foto: AP)
PUBLICANEWS, El Paso - Semua warga negara Indonesia (WNI) di El Paso, dipastikan aman dalam insiden penembakan brutal di pusat perbelanjaan di wilayah Texas, Amerika Serikat, itu. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston telah menghubungi simpul masyarakat dan melakukan pengecekan.

"Seluruh WNI yang berjumlah 11 orang di El Paso dalam kondisi aman," demikian keterangan dari KJRI Houston, Minggu (4/8).

KJRI meminta WNI di El Paso dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi penembakan, memantau pemberitaan media massa, dan mematuhi aparat penegak hukum.

Kepala Polisi El Paso Greg Allen mengatakan, insiden berdarah itu mengakibatkan 20 orang tewas dan 26 orang terluka. Kepolisian telah menangkap Patrick Crusius (21) asal Allen, Texas. Ia diketahui menggunakan senapan AK-47 untuk menembaki kerumunan orang di pusat perbelanjaan atau Mal Ciesto Viesta.

"Dia sudah ditahan. Motifnya nanti segera diketahui," kata anggota Kepolisian El Paso Sersan Robert Gomez seperi dikutip The New York Post, Minggu pagi.

Berdasar CCTV, pelaku terlihat melihat ke arah kiri dan kemudian berjalan dengan mengarahkan senjatanya ke depan. Ia mengenakan celana kargo dan t-shirt hitam, serta kacamata taktis. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top