Dua Mahasiswa Tenggelam di Sungai Nil Sudah Dipulangkan

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Kairo - Dua jasad mahasiswa Al Azhar, Kairo, Mesir, asal Indonesia yang tenggelam di Sungai Nil telah dipulangkan ke Tanah Air, Sabtu (3/8). Kedua mahasiswa adalah Morning Muchammad Mutawakkil Alalloh (Akil) dan Ainur Rohman (Ainur).

Setibanya di Indonesia, jenazah diberangkatkan ke kampung halamannya di Jawa Timur hari ini.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, Helmy Fauzy telah menyampaikan berita duka tersebut kepada keluarga almarhum.

"Pihak keluarga kedua mahasiswa meminta jenazah untuk dapat dipulangkan ke Indonesia," ujar Helmy dalam keterangan persnya, Minggu (4/8).

Helmy menjelaskan kedua jenazah sempat disalatkan di Masjid Al Azhar. Ia juga berterima kasih kepada tim SAR Mesir yang membantu pencarian kedua mahasiswa itu.

KBRI Kairo menerima laporan dua mahasiswa asal Indonesia hilang di kawasan Qanater, Provinsi Qalyubia, pada Senin (29/7) pukul 14.56 waktu setempat. Selanjutnya KBRI melakukan koordinasi dengan rumah sakit dan Kantor Kepolisian Qanater serta Tim SAR Qalyubia. Mereka menyatakan kedua korban tenggelam di sungai legendaris tersebut.

Awalnya, korban Ainur hendak menolong temannya Akil yang tidak bisa berenang. Ainur pun tak bisa berenang hingga ikut tenggelam.

Informasinya, Akil dan Ainur bersama 16 anggota IKBAL (Ikatan Keluarga Besar Al Amien Prenduan) Korda (Koordinator Daerah) Kairo sedang berada di Qanater pada Senin lalu dalam rangka berlibur. Akil mencoba berenang ke tengah sungai yang memiliki lebar kurang lebih 120-200 meter dan kedalaman 50-70 meter.

Jenazah Akil ditemukan oleh warga setempat pada 4 km dari lokasi kejadian sehari kemudian. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top