Kasus WNI

DJ Rere Masih Ditahan, Langgar Imigrasi Malaysia

publicanews - berita politik & hukumDJ Rere Monique. (Foto: Instagram/@rere-monique)
PUBLICANEWS, Kuala Lumpur - Status hukum disk jockey (DJ) Rere Monique belum dipastikan setelah ditangkap dalam pengerebekan di klub malam Grand Season, Kuala Lumpur, Malaysia.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary, Senin (29/7), mengatakan ada dua kemungkinan penerapa hukum terhadap DJ Rere. "Nanti pengadilan yang akan putuskan, denda atau penjara," ujarnya.

Saat ini, Rere masih ditahan di kantor Imigrasi Putra Jaya. Ia ditangkap karena tidak bisa menunjukkan dokumen yang dibutuhkan untuk bekerja di Malaysia. Saat tampil Rere hanya mengantungi visa kunjungan biasa.

Laman Star Online memberitakan Rere ditangkap bersama 59 orang asing lainnya. Lokasi tempat Rere tampil ditengarai tidak memiliki izin operasi sebagai klub malam. Saat penggerebekan itu ada sebanyak 243 pengunjung diperiksa.

Disebutkan Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia Datuk Khairul Dzaimee Daud telah memperingatkan pengelola tempat hiburan itu untuk tidak melanjutkan acara yang mengundang DJ Rere. Namun mereka membandel sehingga Imigrasi mengerahkan 53 perosnel mereka untuk menggerebek.

Menurut laman The Star, Rere ditahan di kantor Imigrasi Putra Jaya sambil menunggu proses hukumnya. Adapun pelanggar imigrasi lainnya diinapkan di kantor Imigrasi Bukit Jalil.

Mengenai penampilannya dalam acara bertajuk 'Dugem Red Party' di Grand Season itu, Rere sempat mengunggahnya lewat akun Instagram @rere-monique. Tiket masuk aksi 'Special with Dugem Princess' tersebut dibanderol 40 Ringgit, sekitar Rp 136 ribu, plus welcome drink. Bagi para gadis gratis atau ladies free entry.

"Yg sudah punya tiketnya langsung merapat. Yang belum punya tiket nanti malam bisa langsung beli di GS," Rere berpromosi lewat instagramnya, lima hari lalu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top