Malaysia Tunggu Jaksa Agung Buka Identitas Pelakon Video Seks Sesama Pria

publicanews - berita politik & hukumPotongan video seks sesama pria yang membuat geger Malaysia. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Kuala Lumpur - Polisi telah menerima hasil uji forensik digital keaslian video seks sesama pria yang selama ini diduga melibatkan Menteri Perekonomian Malaysia Azmin Ali dari CyberSecurity. Namun Direktur Investigasi Kriminal Kepolisian Federal (CID) Datuk Huzir Mohamed menolak menyebutkan identitas kedua pria semburit yang viral di Malaysia selama beberapa waktu terakhir itu.

"Kami akan menyerahkan hasil analisis ini pada Jaksa Agung," kata Komisaris Huzir di Brickfields, Kuala Lumpur, Selasa (16/7) siang, seperti dikutip Malaysia Kini. "Ini untuk pengadilan, biarkan mereka yang memutuskan siapa yang perlu ditangkap," ia menambahkan.

Banyak spekaluasi beredar di Malaysia hari ini bahwa pelakon persetubuhan sesama pria tersebut adalah mereka yang namanya pernah disebut oleh Ketua Pemuda Partai Keadilan Rakyat (PKR) Santubong Muhammad Haziq Abdul Aziz. Tapi Huzir menutup rapat-rapat mulutnya, ia menegaskan hanya akan berbicara dengan Jaksa Agung.

"Kami akan melakukan penangkapan baru jika diperlukan," ujarnya.

Pada Minggu (14/7) lalu, polisi menangkap enam pria yang diduga anggota jaringan penyebar video tak senonoh tersebut. Mereka adalah para pemuda berusia 25-38 tahun, salah satunya Haziq, yang juga Sekretaris Pribadi Wakil Menteri Industri Primer dan Komoditas Datuk Seri Shamsul Iskandar yang telah dipecat.

Haziq sudah berterus terang ia salah satu pelakon pria dalam video yang mulai heboh pada akhir Ramadan lalu. Pria lawannya, menurut Haziq, adalah Menteri Azmin.

Azmin telah membantah, namun ia menolak bersaksi dengan alat uji kebohongan.

Haziq Bikin Geger Malaysia, Menteri Azmin Memintanya Berbohong

Kasus ini diduga berlatar belakang politik tingkat tinggi. Pengamat politik Malaysia Adib Zalkapali mengatakan, ada kubu PKR pimpinan Anwar Ibrahim yang tak sabar dengan janji PM Mahathir Mohammad untuk melimpahkan kekuasaan pada Anwar.

"Transisi kekuasaan masih jauh dari pasti," kata Adib Zalkapali.

Alih-alih membicarakan suksesi tersebut, Mahathir malah seperti memberi isyarat memilih Azmin Ali, Wakil Presiden PKR, sebagai penggantinya.

Mantan PM Najib Abdul Razak, yang pernah dituduh mengarang cerita sodomi terhadap Anwar Ibrahim pada 2010, mengomentari sinis kasus ini. "Polisi telah menerima laporan tentang keaslian video dan identitas para aktor, tetapi tidak ingin mengungkapkan identitas mereka," ujar Najib. "Mungkin itu adalah rahasia besar yang dapat membahayakan keamanan nasional."

Publik Malaysia menunggu Jaksa Agung membuka identitas pelakon video persetubuhan. Akhir dari skandal ini bisa saja antiklimaks karena pertimbangan politik dan keamanan. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top