Langkah Kaki Donald Trump di Korut Tuai Pujian

publicanews - berita politik & hukumPresiden AS Donald Trump bertemu Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un di DMZ, Panmunjon, Minggu (30/6). (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Seoul - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un melangkah bersama di Zona Demiliterisasi (DMZ), Panmunjom, Korea Utara. Langkah Trump pada Mingu (30/6) kemarin itu dinilai sangat bersejarah dan menuai pujian.

"Ini terobosan baru dalam denuklirisasi Semenanjung Korea," demikian laporan kantor berita resmi KCNA, seperti dikutip AFP, Senin (1/7).

Trump bersalaman dengan Kim di atas balok beton pemisah antara Korea Utara dan Korea Selatan. Didampingi Kim, Trump kemudian berjalan beberapa langkah ke wilayah Korea Utara.

"Merupakan suatu kehormatan bahwa Anda meminta saya untuk melangkahi garis itu, dan saya bangga melangkahi garis itu," kata Trump kepada Kim di lokasi gencatan senjata yang dikenal sebagai simbol pembagian wilayah Korut-Korsel.

Kedua pemimpin melakukan pembicaraan selama satu jam. Trump mengatakan ia dan Kim setuju melanjutkan pembicaraan tingkat kerja mengenai program senjata Korea Utara yang sempat buntu.

Pertemuan kembali Trump dan Kim itu menuai pujian Paus Fransiskus. Pemimpin Katholik itu melihat budaya pertemuan (Trump-Jong Un) di Korea adalah contoh yang baik.

"Saya salut kepada para mereka, dengan doa bahwa akan ada gerakan yang signifikan, akan menjadi langkah lebih lanjut menuju perdamaian, tidak hanya untuk kedua negara itu, tetapi juga untuk kebaikan seluruh dunia, " kata Paus, seperti dilaporkan Reuters, Senin ini.

Peristiwa bersejarah yang serba mendadak itu diabadikan oleh media kedua negara. CNN melaporkan sempat terjadi perkelahian antara Sekretaris Pers Gedung Putih Stephanie Grisham dengan penjaga keamanan Korea Utara. Direktur komunikasi untuk Ibu Negara Melania Trump itu bahkan mengalami luka-luka. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top