Pernah Dieksekusi Mati, Pacar Pemimpin Korut Kini Jadi Pejabat Partai

publicanews - berita politik & hukumHyon Song-wol, penyanyi mantan pacar pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: CCTV News)
PUBLICANEWS, Pyongyang - Mantan bintang pop Korea Utara Hyon Song-wol (42) mengejutkan dunia karena tiba-tiba menjadi tangan kanan sang pemimpin besar Kim Jong-un (35). Padahal, eks kekasih Jong-un itu dikabarkan sudah ditembak mati pada 2013 lalu karena tampil dalam film porno --tindakan tabu di negara komunis itu.

Hyon terlihat menyertai kunjungan Jong-un ke pabrik dan saat malam pembukaan Pekan Olahraga, pekan lalu. Menurut surat kabar Korea Selatan The Chosun Ilbo, Senin (10/6), mantan vokalis Band Moranbong yang ngetop di Korut pada 2005 itu kini menjadi Wakil Direktur Departemen Propaganda dan Agitasi.

Lagu populernya adalah Seorang Gadis di Atas Pelana Kuda (A Girl in The Saddle of a Steed), dengan lirik patriotis tentang pemujaan terhadap Kim Jong-il, ayah Jong-un: 'Mereka mengatakan aku perawan penunggang kuda, menaiki kuda jantan yang diberikan Pemimpinku, hidupku tercurah sepenuhnya untuk menegakkan namanya!"

Hyon, yang kini anggota Komite Pusat Partai Pekerja, mengenal Jong-un sejak remaja. Namun ayah Jong-un, pemimpin Korut Kim Jong-il, tidak setuju. Hyon kemudian menikah dengan seorang perwira militer dan memiliki satu anak.

Jong-un sendiri pada 2009 menikahi Ri Sol-ju (29), anggota orkestra Unhasu yang kerap mengiringi Hyon. Meskipun 'diperintahkan' putus oleh ayahnya, Jong-un remaja tetap menjalin cinta lewat pintu belakang dengan Hyon.

Pada Agustus 2013, terdengar kabar Hyon bersama 9 tokoh pembangkang lainnya ditembak mati. Media-media Jepang dan Korsel menduga eksekusi ini untuk meredakan kecemburuan Sol-ju. Publik percaya Hyon sudah mati mengingat sejarah panjang penyingkiran terhadap orang-orang yang tak disukai penguasa.

'Kegemaran' membunuh lawan politik itu diteruskan oleh Jong-un yang menggantikan ayahnya pada 17 Desember 2011. Korban dari sikap diktator Jong-un adalah, antara lain, Jenderal Kim Yong-chol. Mantan kepala mata-mata dan Wakil Menteri Angkatan Darat itu kedapatan berpesta dan minum-minum pada Oktober 2012, ketika Korut masih dalam masa berkabung setelah meninggalnya Jong-il.

Perintah eksekusi Jong-un tegas, 'Jangan ada jejak, bahkan ujung rambutnya sekalipun. Lenyapkan dihadapan regu mortir."

Bagaimana dengan Hyon Song-wol? Inilah misteri Korut yang mengejutkan dunia. Di negeri tiran itu pacar pemimpin tertinggi agaknya menjadi pengecualian. (oca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Arif K Wibisono @arifkwibisono10 Juni 2019 | 21:26:14

    Negeri ajaib. Penuh kejutan dan penuh kengerian. Otoritarian sejati.

Back to Top