Brasil

Neymar Ditampar Gadis yang Menuduhnya Memperkosa

publicanews - berita politik & hukumCuplikan rekaman saat Najila Trinade (26) menampar Neymar (terlihat badan dan kakinya) saat keduanya bertemu di kamar Hotel Sofitel Paris, Perancis, 15 Mei 2019. (Foto: tangkapan layar YouTube/The Sun)
PUBLICANEWS, Sao Paulo - Najila Trinade (26), wanita yang menuduh bintang sepakbola Brasil Neymar telah memperkosanya, akhirnya blakblakan. Rabu (5/6) malam, ia tampil di TV Record Brasil sambil membawa rekaman video saat berada di kamar Hotel Sofitel Paris Arc Du Triumph bersama penyerang klub Paris Saint-Germain (PSG) itu.

"Ini adalah sebuah agresi yang diikuti pemerkosaan," kata Najila.

Namun tidak jelas apa sesungguhnya yang terjadi antara Najila dengan Neymar dalam cuplikan video berdurasi 1 menit 6 detik tersebut. Publik Brasil bertanya-tanya karena terlihat justru Najila yang menyerang Neymar. Wanita Sao Paulo itu menamparnya dua kali dan terdengar suara 'plak-plak' cukup keras.

"Tidak, tidak. Jangan pukul aku," terdengar suara Neymar dalam video yang diunggah The Sun, Kamis (6/6).

Adegan dramatis itu dimulai ketika Najila menindih Neymar di atas kasur, Neymar masih berpakaian lengkap dan bersepatu. Najila tiba-tiba turun dari ranjang dan menampar Neymar, yang kemudian menyorongkan kakinya untuk menahan gadis itu menamparnya lagi. Polisi menduga ponsel perekam ditaruh di kamar mandi.

Kepada stasiun televisi yang sama, Neymar dos Santos Senior, ayah mantan pemain Barcelona itu, mengatakan justru rekaman video itu memperkuat tudingan anaknya soal adanya pemerasan.

"Video itu hanya akan menunjukkan bahwa Neymar yang diserang. Dia memprovokasi secara agresif sehingga Neymar merespons, dan anak saya menyadari bahwa kejadian ini sudah diatur," katanya.

Ia menduga Najila sengaja mempersiapkan 'sambutan' sejak anak sulungnya masuk ke kamar hotel bintang lima itu. "Akan baik bagi kami jika seluruh rekaman kejadian dibuka pada publik. Itulah yang harus dilakukan oleh polisi, yakni mengungkap rekaman utuh yang dibuat Najila," ia menambahkan.

Neymar Sebarkan Foto Cabul Gadis yang Menuduhnya Memperkosa

Menurut media-media Brasil, cuplikan rekaman yang dipertontonkan Najila itu merupakan kejadian hari kedua. Pada hari pertama Neymar tidak menemui Najila seperti janjinya melalui Instagram. Keduanya memang sepakat bertemu di Hotel Sofitel setelah asisten Neymar mengirimkan tiket Sao Paulo-Paris PP kepada Najila.

Najila tampaknya marah dicuekin sendirian di kamar hotel. "Apakah kamu tahu mengapa saya memukulmu? Tahu kenapa? Karena kamu kemarin meninggalkanku di sini sendirian," ujar Najila dalam rekaman tersebut.

Pengacara Najila, Danilo Garcia de Andrade, mengatakan kliennya pergi ke Paris untuk berhubungan seks dengan Neymar atas kesepakatan bersama, pada 15 Mei 2019. Ia sudah mengusahakan penyelesaian damai di luar pengadilan, namun Neymar menolaknya dan menuduh balik Najila telah memerasnya.

Lepas dari benar tidaknya tuduhan pemerkosaan, Kepolisian Sao Paulo kini juga menyelidiki dugaan Neymar melanggar undang-undang privasi. Seperti diketahui, pemain yang akan absen dari Copa America pada 14 Juni karena cedera itu menyebarkan percakapan, foto, dan video yang ia terima dari Najila. Banyak diantaranya merupakan 'gambar dewasa'.

Kasus penyebaran konten pornografi ini dilaporkan Najila melalui pengacaranya yang baru, José Edgard da Cunha Bueno Filho. Kemarin Najila telah memecat Danilo Garcia de Andrade karena dinilai tidak mendukung ceritanya soal pemerkosaan.

Kepada Stasiun TV O'Globo, Filho mengatakan tindakan Neymar menyebar foto-foto porno kliennya semata bertujuan mempermalukan Najila. "Saya percaya telah terjadi pemerkosaan," ia menegaskan.

Jika terbukti, khusus untuk kasus dugaan penyebaran konten pornografi itu, Neymar terancam hukuman satu hingga lima tahun penjara.

Neymar Sr membela tindakan putranya mengunggah foto dan video Najila sebagai klarifikasi tuduhan pemerkosaan. "Dia tidak punya pilihan. Dia lebih suka melakukan kejahatan internet daripada dituduh melakukan pemerkosaan," ujarnya. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top