Brasil

Neymar Sebarkan Foto Cabul Gadis yang Menuduhnya Memperkosa

publicanews - berita politik & hukumPesepakbola Brasil Neymar. (Foto: Hypebeast)
PUBLICANEWS, Sao Paulo - Pesepakbola Neymar (27) dilaporkan oleh pengacara wanita Brasil yang mengaku korban pemerkosaan penyerang klub Paris Saint-Germain (PSG) tersebut. Kasus yang kini ditangani kepolisian Sao Paulo, Brasil, ini makin seru karena Neymar kemudian menyebarkan gambar-gambar cabul sang penuduh.

"Ini sebuah jebakan dan saya terjatuh di dalamnya," kata Neymar, seperti dikutip media Brasil Planet Futbol, Minggu (2/6). Ia mengakui bertemu gadis tersebut di Paris.

Neymar menyebarkan percakapan, foto, dan video dengan gadis yang tak disebutkan namanya itu lewat Instagram. Ia ingin warganet tahu duduk soalnya. Ia meng-capture percakapan WhatsApp-nya dengan sang wanita ke dalam video testimoni tujuh menit.

Menurut pemain yang dibeli PSG dari Barcelona seharga 198 juta Poundsterling, sekitar Rp 3,5 triliun, itu apa yang terjadi sesungguhnya hanya percakapan antara seorang pria dan wanita di ranah pribadi. Misalnya, kalimat sang wanita yang menyatakan ingin mencium (maaf) kejantanan Neymar. Ia menyertakan foto dan video tak senonoh kiriman gadis tersebut.

"Ini percakapan sangat intim, tetapi penting bagi saya membuka segalanya untuk membuktikan bahwa apa yang terjadi (tuduhan pemerkosaan) tidak benar," Neymar menjelaskan.

Ia mengakui bertemu dengan sang gadis dan selanjutnya adalah urusan antara pria dan wanita 'normal'. Bukan perkosaan.

Menurut dokumen kepolisian yang diperoleh dari UOL Sport, Neymar dalam kondisi mabuk ketika bertemu wanita itu pukul 8 malam di Paris.

Pihak manajemen pemain bernama lengkap Neymar da Silva Santos Junior itu mengatakan, kasus ini merupakan permainan pengacara sang wanita. "Dia adalah korban dari upaya pemerasan yang dilakukan oleh seorang pengacara dari Sao Paulo yang mengklaim mewakili kepentingan korban."

Pengacara Neymar akan menyerahkan tangkapan layar WA percakapan kliennya dengan wanita itu ke polisi Sao Paulo. "Semua bukti percobaan pemerasan dan non-pemerkosaan akan diserahkan kepada otoritas kepolisian pada waktunya," ujar pernyataan mereka.

Menurut laporan polisi, wanita tersebut mengaku janjian bertemu Neymar melalui Instagram. Asisten Neymar kemudian mengiriminya tiket pesawat Sao Paulo-Paris. Ia check-in di Hotel Sofitel, Paris, Perancis, pada 15 Mei 2019.

Dua hari kemudian ia pulang ke Brasil, tanpa melaporkan 'tuduhan pemerkosaan' pada polisi Paris. Baru pekan ini ia melapor ke polisi Sao Paulo. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top