Amerika Serikat

Pasang Mode Autopilot, Sang Pilot Bercinta dengan Gadis 15 Tahun

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, New Jersey - Miliarder Stephen Bradley Mell akan divonis bersalah siang nanti waktu Amerika Serikat karena melakukan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur.

Hubungan pria 51 tahun itu dengan sang ABG telah terjalin sekitar dua tahun. Semula ibu korban meminta ayah tiga anak itu menjadi mentor bagi anaknya yang berangan-angan menjadi pilot.

Bradley yang memiliki perusahaan broker keuangan sekaligus pemegang lisensi pilot itu menyanggupi. Tetapi, di luar dugaan kesempatan itu digunakan pria paruh baya itu untuk mengambil keuntungan seksual.

Awalnya, Bradley mengirimi gambar-gambar porno lewat pesan teks dan snapchat. Bahkan, gadis belia itu sudah diminta untuk melakukan oral seks pada Juni 2017. Bulan Juli 2017, mereka berhubungan intim di dalam pesawat.

Begitu juga yang terjadi pada 20 Juli 2017 dalam penerbangan dari New Jersey menuju bandara Cape Cod menggunakan pesawat jet pribadi pelaku.

"Hubungan seks dilakukan selama perjalanan dimana pesawat dikendalikan secara autopilot," seperti dikutip dari Mirror, Senin (20/5).

Hubungan seks juga terjadi pada bulan-bulan berikutnya. Pesawat dengan dua penumpang sekaligus pilot itu, yaitu Bradley dan korban, memanfaatkan fasilitas autopilot untuk bercinta.

Belakangan, korban diminta pelaku untuk memasang IUD (Intrauterine Device) atau minum pil anti hamil. Ibu korban akhirnya mengetahui kasus yang menimpa anaknya.

Bradley pun diadukan. Kasus ini tengah bergulir di pengadilan. Terdakwa terancam hukuman lima tahun karena melakukan tindak pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top