Hargai Tradisi Lokal, KBRI Mesir Gelar Maidaturrahman

publicanews - berita politik & hukumStaf KBRI Mesir membagikan maidaturrahman kepada masyarakat kurang mampu setempat, Senin (6/5). (Foto: KBRI)
PUBLICANEWS, Kairo - Memasuki Ramadan 1440 H, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mesir menyajikan maidaturrahman atau hidangan buka puasa gratis untuk masyarakat lokal. Kegiatan yang digelar di gedung Sekolah Indonesia Cairo (SIC), Dokki, Kairo, ini akan berlangsung sebulan penuh.

Di Mesir, tradisi menyuguhkan maidaturrahman merupakan salah satu ciri khas utama bulan Ramadan --di Indonesia dikenal dengan takjil. Kebiasaan tersebut diadakan hampir merata di penjuru negeri. Tenda-tenda maidaturrahman menghiasi sebagian besar jalan-jalan utama Mesir dan masjid.

Di antara maidaturrahman terbesar adalah yang disajikan oleh Al-Azhar. Mereka menyuguhkan sekitar 4 ribu porsi buka puasa gratis setiap hari.

Tradisi positif Mesir tersebut mengilhami KBRI untuk berpartisipasi dengan memberikan takjil bagi masyarakat setempat. “Selain untuk berbagi kebahagiaan, kegiatan maidaturrahman juga merupakan salah satu sarana soft diplomacy melalui people to people contact yang diharapkan dapat lebih mengenalkan budaya serta keramahan bangsa Indonesia kepada masyarakat Mesir,” ujar Dubes Helmy Fauzi dalam rilis yang diterima Publicanews pada Selasa (7/5) pagi.

Melalui Masjid Indonesia Kairo, keluarga besar KBRI menyuguhkan sekurangnya 50 porsi paket lengkap berbuka puasa setiap hari.

Kata maidaturrahman terdiri atas dua kosa kata Bahasa Arab, yaitu 'maidah' yang berarti meja makan, dan 'Al-Rahman' yang berarti Maha Pengasih. Penamaan tradisi maidaturrahman diambil dari Alquran surat Al-Maidah ayat 114-115.

Sejumlah sumber mengatakan bahwa tradisi tersebut pertama kali dimulai saat Mesir dipimpin oleh Ahmad bin Thulun, pendiri Dinasti Thuluniyah pada pertengahan abad ke-9. Namun sumber lain mennyebutkan tradisi tersebut dimulai pada masa Dinasti Fathimiyah pada pertengahan abad ke-10 oleh Al-Muizz Li Dinillah.

Maidaturrahman merupakan salah satu bagian dari rangkaian keseluruhan kegiatan bulan Ramadan yang diadakan oleh KBRI. Kegiatan lainnya, antara lain, buka puasa dan salat tarawih bersama, ceramah dan kultum, zakat, infak dan sedekah, serta peringatan malam Nuzulul Quran.

Pada kegiatan Maidaturrahman 2018, KBRI berhasil mendistribusikan sekitar 1.193 paket berbuka kepada masyarakat Mesir yang kurang mampu di sekitar Gedung Sekolah Indonesia Kairo. Total nilai donasi adalah 47.720 Pound Mesir atau sekitar Rp 40 juta. (oca/*)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya07 Mei 2019 | 08:38:31

    Manfaatnya bener2x membuat masyarakat kurang mampu menjadi terbantu.

    Tradisi ini jg sama dg di indonesia, hanya beda istilah.

    Sip pal dubes. Lanjut...

Back to Top