Pembenci Islam Inggris Disiram Susu Saat Kampanye Senator

publicanews - berita politik & hukumTokoh sayap kanan pembenci Islam Tommy Robinson dicegah untuk kembali memukul pria penyiram susu ke kepalanya saat kampanye di Bury, Inggris. (Foto: The Sun)
PUBLICANEWS, London - Tokoh pembenci islam Inggris Tommy Robinson disiram milkshake dua hari berturut-turut saat kampanye pencalonannya sebagai anggota parlemen.

Pendiri English Defence League (EDL), organisasi sayap kanan penganut islamofobia, itu diguyur susu oleh pengunjuk rasa di jalanan Kota Bury dan Warrington.

Dalam video rekaman pada Kamis (2/5) di Warrington, Robinson dan para pendukungnya tampak mengelilingi Danyal Mahmud (23) penyerangnya. Ia kemudian memukul kepala pemuda imigran keturunan Suriah tersebut.

Pria yang merekam adegan itu terdengar berteriak, "Itulah yang Anda dapatkan karena menjadi seorang fasis," katanya.

Kepada Asian Image, Danyal mengatakan ia reflek menyiramkan milkshake di tangannya karena kesal atas orasi Robinson yang membenci Islam.

"Saya kesal mendengar ocehannya. Milkshake tiba-tiba 'terpeleset' dari genggaman saya dan muncrat ke wajahnya," ujar Danyal, enteng.

Robinson (36), nama aslinya Stephen Yaxley-Lennon, juga menjadi sasaran siraman susu saat kampanye di jalanan Kota Bury, Greater Manchester, sehari sebelumnya.

Facebook dan Instagram Hapus Akun Pembenci Islam Inggris

Pria keturunan Yahudi dan mantan perusuh sepakbola atau hooligan itu sedang mencalonkan diri menjadi anggota parlemen untuk Inggris Barat Laut, 23 Mei nanti.

Selama kampanye, ia mengalami banyak serangan menyusul pernyataan bohongnya tahun lalu tentang anak-anak pengungsi Suriah telah menyerang wanita teman sekolah mereka yang berkulit putih di Huddersfield. Jamal, salah satu murid, menuduh Robinson telah mencemarkan nama baik pengungsi Suriah.

Video Jamal yang membongkar kedok kebohongan Robinson itu viral di media sosial. Jamal mendapat banyak simpati warganet Inggris karena menjadi korban kampanye kebencian 'preman sayap kanan' itu.

Namun Robinson malah sinis. "Mengapa anak ini digambarkan sebagai korban utama di seluruh negeri?" ujarnya, seperti dikutip The Sun, Jumat (3/5).

Belakangan ia meminta maaf setelah warganet tak percaya apapun alasan Robinson berbohong. Kasus hoaks Robinson ini segera masuk pengadilan.

"Kasus pencemaran nama baik ini akan masuk ke Pengadilan Tinggi London. Kami terus melawan kebohongan oleh pembenci islam itu," kata Tasnime Akunjee, pengacara Jamal.

Kasus ini mirip remaja Will Conolly yang mengepruk kepala Senator Victoria, Australia, Fraser Anning, dengan telur karena menyalahkan kaum muslim dalam serangan teroris di dua masjid Selandia Baru. Warganet dunia ramai-ramai mengunggah tagar #EggBoy.

Dunia tidak memerlukan kebencian terhadap suatu kaum. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top