Malaysia

Joget Bugil di Jalanan, Wanita Transgender Filipina Terancam 5 Tahun Penjara

publicanews - berita politik & hukumKent Caburnay Acuin, wanita transgender Filipina yang menari telanjang di jalanan Kuala Lumpur, usai sidang putusan sela di pengadilan, Kamis (21/3) siang. (Foto: capture media sosial)
PUBLICANEWS, Kuala Lumpur - Hakim Pengadilan Jenayah Kuala Lumpur, Malaysia, menolak pembebasan bersyarat wanita transgender Filipina Kent Caburnay Acuin. Hakim menyatakan wanita 29 tahun yang tertangkap telanjang berjoget di jalanan Bukit Bintang itu tetap harus berada di sel tahanan.

Acuin, asal Cebu, tampil dalam sidang putusan sela, Kamis (21/3), dengan rambut pendek. Ia telah memotong rambut sebahunya, seperti penampilannya saat ia 'dancing in the street' di tengah kemacetan lalu lintas.

Jaksa Penuntut Umum Rajdeep Singh mendakwa Acuin dengan Pasal 509 Penal Code, KUHP-nya Malaysia. Pasal tersebut mengatur tentang perbuatan menggunakan kata atau isyarat yang melanggar kesopanan di muka umum.

Pada 13 Maret 2019 lalu, Acuin menari-nari sambil telanjang, ia mengitari beberapa mobil yang terjebak kemacetan di dekat Berjaya Times Square. Acuin lalu naik ke atap sebuah mobil dan meneruskan tariannya.

Meskipun jogetnya jenaka, tapi gerakannya cabul. Dan ia bugil. Video 'Woman Dancing in the Street' ini viral di kalangan warganet Malaysia.

Kepolisian Distrik Dang Wangi yang mengamankannya semula mengira Acuin mengalami gangguan mental. "Kami telah membawanya ke Rumah Sakit Kuala Lumpur, menurut dokter kondisi psikologisnya baik-baik saja," kata Kapolres Rudy Abdullah, seperti dikutip China Press.

Turis cantik itu terancam hukuman 5 tahun dan denda 100 RM, hampir Rp 3,5 juta. Dalam sidang siang ini, Acuin menyatakan ia tidak bersalah.

Hakim Maizatul Munirah Abdul Rahman meminta terdakwa untuk mencari pengacara. Sidang akan digelar pada Jumat (22/3) besok. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top