Pembunuhan Kim Jong-nam

Jaksa Agung Malaysia Tolak Pembebasan 'Rekan' Siti Aisyah

publicanews - berita politik & hukumWN Vietnam Doan Thi Huong (30), mantan 'rekan' Siti Aisyah dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, menangis saat meninggalkan Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, Kamis (14/3). (Foto: RTE)
PUBLICANEWS, Shah Alam - Berbeda dengan wanita Indonesia Siti Aisyah, Kejaksaan Agung Malaysia menolak pembebasan terdakwa Doan Thi Huong (30). Wanita Vietnam ini didakwa bersama Siti membunuh Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Pengacaranya Hisyam Teh Poh teik telah menyurati Jaksa Agung Tommy Thomas agar kliennya diperlakukan sama seperti Siti. Namun tak dikabulkan, surat penolakan dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Kamis (14/3).

Hisyam menyebut penolakan tersebut sebagai 'jahat' dan tidak adil.

"Sangat jelas, Yang Mulia, Jaksa Agung lebih memilih satu pihak daripada yang lain. Ingat, sidang ini mengadili dua terdakwa dalam kasus yang sama," kata Hisyam, seperti dikutip media-media Malaysia, siang ini.

Hisyam kemudian menyampaikan pembelaan, bahwa Huong dan Siti didakwa mengusapkan racun saraf VX yang mematikan ke wajah Jong-nam. Keduanya sama-sama membantah dan mengaku dijebak oleh intelijen Korut dengan dalih menjalankan aksi lucu-lucuan untuk program televisi.

"Keduanya membela diri menjadi kambing hitam oleh Korea Utara," ujar Hisyam. "Jaksa Penuntut publik telah berlaku tidak adil," ia menambahkan.

WNI Siti Aisyah Bebas dari Tuduhan Membunuh Kim Jong-nam

Huong hadir dalam sidang dengan mengenakan kerudung merah --mirip yang dikenakan Siti saat dibebaskan. Huong tampak pucat. Menurut Hisyam, kliennya tidak bisa tidur sejak Senin, setelah Siti dibebaskan. Ia meminta sidang ditunda.

"Dia hanya tidur satu jam sejak sidang Senin," Hisyam menjelaskan.

Hakim Azmi Ariffin kemudian bertanya langsung kepada terdakwa, apakah ia cukup sehat untuk menjalani sidang hari ini. "Saya sangat tegang dan stres," jawab Huong, melalui penerjemah.

Hakim Azmi kemudian menunda sidang pada 1 April mendatang. Ia meminta dokter merawat Huong, kesehatan fisik maupun psikisnya. Sama seperti Siti sebelum dibebaskan, Huong dijerat Pasal 302 Penal Code, dengan ancaman hukuman mati. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top