Pesan Terakhir WNI Korban Ethiopian Airlines

publicanews - berita politik & hukumHarina Hafitz, warga negara Indonesia, yang menjadi korban jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines, Minggu (10/3). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Satu dari 149 korban jatuhnya Ethiopian Airlines di Addis Ababa, Minggu (10/3), adalah Warga Negara Indonesia (WNI) Harina Hafizt (60). Staf World Food Program, badan pangan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini sudah 20 tahun menetap bersama keluarganya di Roma, Italia.

Adik korban Hari kepada wartawan di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3), mengkau kaget dan tidak menduga kakaknya menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX-8 itu.

"Kaget banget, tak menyangka. Kalau orang sakit itu kan ketahuan sakit. Ini kemarin sehat, bugar, tiba-tiba besok tak ada. Saya syok banget," ujarnya.

Hari mengatakan masih berkirim kabar melalui WhatsApp grup keluarga sehari sebelum peristiwa nahas itu. "Kayak kemarin terakhir, 'Ri, saya hari Minggu ke Nairobi ya pakai Euthopian'. Oh ya sudah Rin hati-hati ya selamat sampai rumah,' begitu doang terakhir WA sama saya," Hari bercerita.

Ia mengharapkan jasad kakaknya segera bisa ditemukan sehingga bisa dilakukan acara pemakaman. Ia menyerahkan keputusan pemakaman kepada suami Harina, baik di Indonesia ataupun di Roma.

Sementara itu, otoritas penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) menyebutkan adanya kemiripan antara kecelakaan Ethiopian Airlines dengan kecelakaan Lion Air 610 pada 29 Oktober 2018.

"Akan tetapi investigasi baru saja dimulai dan hingga saat ini kami belum memiliki data untuk mengambil kesimpulan atau mengambil tindakan," ujar FAA dalam pernyataan resminya.

FAA telah memerintahkan agar Boeing melakukan perubahan desain pada pesawat Boeing 737 Max. Boeing menjanjikan mengubah peranti lunak atau software sistem kendali pesawat Boeing 737 Max yang berkaitan dengan Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS).

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top