Bos Tekstil Bandung Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

publicanews - berita politik & hukumMeli Rahmawati menunjukkan fotonya bersama sang suami Ujang Nuryanto yang diduga tewas dimutilasi di Malaysia. (Foto: Ayobandung)
PUBLICANEWS, Bandung - Bos tekstil asal Kabupaten Bandung Ujang Nuryanto (37) dan rekan wanitanya Ai Munawaroh menjadi korban mutilasi. Jasad keduanya ditemukan sudah berbau di pinggir Sungai Buloh, Selangor, Malaysia. Mirisnya, potongan kepala mayat belum ditemukan.

Pengacara Hermawan mengatakan, Nuryanto berangkat ke negeri jiran pada 17 Januari 2018. Hubungan telepon terakhir dengan keluarga terjadi pada 21 Januari. Seharusnnya pada 23 Januari Nuryanto sudah kembali ke Bandung.

"Kita lost contact tanggal 22 Januari, handpone sudah enggak aktif," kata Hermawan, Senin (12/2).

Kedatangan mereka ke Malaysia untuk mengambil tagihan pembayaran ekspor busana muslim. Nuryanto bahkan sudah cukup sering ke Malaysia mengurus bisnis tekstilnya itu.

Hermawan menambahkan, dua relasi bisnis Nuryanto, yaitu M Iqbal alias Jimy dan M Abbas, telah ditahan untuk dimintai keterangan.

Keduanya merupakan orang terakhir yang berkomunikasi dengan Nuryanto. Meskipun pelapor ke polisi mengenai hilangnya Nuryanto juga dilakukan Jimy.

"Tetapi, ya belum tentu juga pelaku mereka. Bisa saja dari Indonesia yang dendam karena motif pembunuh mutilasi kan sangat benar-benar direncanakan," Hermawan menjelaskan.

Berdasar keterangan Jimmy, ujar Hermawan, tagihan Nuryanto berkisar Rp 800-900 juta bukan Rp 7 miliar. "Dia sebut hanya seperempat ringgit, jadi sekitar Rp 800-Rp 900 jutaan, keterangan Jimy," katanya.

Menurut Meli Rahmawai (33), suaminya mulai bisnis kain pada 2004. Sedangkan ekspor dilakukan sejak setahun lalu.

"Ke Malaysia mau tagih uang. Aa (Nuryanto) bilang, barang di sini (Malaysia) masih banyak sekitar Rp 2 miliar. Kalau yang sudah laku Rp 7 miliar," ujarnya siang tadi.

Meli mengatakan, suaminya berangkat ke Malaysia untuk memastikan pembayaran karena sudah ditagih-tagih oleh pemilik barang di Indonesia. Rekanan suaminya di Malaysia yang kini ditahan polisi pernah datang ke Bandung dan singgah di rumahnya.

Warga Kampung Ciodeng, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, ini berharap pemerintah turut mengusut tuntas pelaku pembunuhan suaminya.

Pasangan Nuryanto dan Meli dikaruniai tiga orang anak, yaitu Aditya Firdaus (16), Mohammad Nazril Ihsan (9) dan anak bungsunya Aliya Aznia Rismawatiyang masih berusia 11 bulan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top