Amerika Serikat

Waspada, Perokok Tewas Setelah Vape Meledak di Mulut

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi. (Foto: AP)
PUBLICANEWS, Texas - Peringatan bagi penggemar rokok eletronik atau Vape. William Eric Brown (24) tewas setelah ia mengisap Vape di Forth Worth, Texas, Amerika Serikat, Minggu (27/1) lalu.

Brown baru saja membeli Vape berbentuk pipa di sebuah minimarket. Ia lalu masuk ke mobilnya di area parkir, menyalakan Vape. Tiba-tiba... blar! Pipa vaporizer pada rokok elektriknya meledak. Brown keluar mobil dengan terhuyung.

Petugas medis RS Tarrant yang memeriksanya menyatakan Brown terkena stroke akibat arteri pada lehernya terputus terkena pecahan pipa Vape. Ada pula serpihan logam menembus tengkorak kepalanya. Ia meninggal di rumah sakit dua hari pasca kejadian.

Manajer Toko Smoke and Vape DZ menolak dipersalahkan. Menurutnya, Brown tidak membeli apapun di tokonya. Ia hanya bertanya cara menggunakan Vape tipe Mod Mekanik. "Kami tidak menjual merek itu karena diketahui bermasalah," kata manajer yang tak disebutkan identitasnya tersebut, seperti ditulis laman Washington Post, Rabu (6/2).

Sang nenek, Alice Brown, mengatakan bibir cucunya pecah. Wajahnya mengalami luka bakar 80 persen. "Ada tiga potong logam masuk ke tenggorokannya, ia koma sampai meninggal," katanya. Polisi menyatakan kematian Brown adalah kecelakaan.

Menurut riset Tobacco Control, ada lebih dari 2 ribu orang AS celaka sepanjang 2015-2017. Mereka umumnya terbakar atau terkena ledakan rokok tanpa tembakau itu.

Mei 2018, seorang pria Florida juga tewas akibat Vape-nya meledak dan melubangi tenggorokannya.

"Ini akibat kontak langsung antara tubuh dan baterai lithium-ion pada Vape," kata laporan tersebut, seperti ditulis laman CBS 11.

Food and Drug Administration tengah mempelajari efek rokok uap ini, terutama efek baterai litihium-ion yang digunakan. Mereka telah memperingatkan bahwa baterai bisa meleleh akibat panas dan terhirup ke tenggorokan.

Dalam kasus Brown, residu litihium-ion ditemukan di kemudi atau setir mobil, bersama darah yang muncrat di kaca. (ian)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. arif @muhammad arif08 Februari 2019 | 11:43:31

    yaelah ngeroko yang wajar ajah lahh...

  2. de'fara @shahiaFM07 Februari 2019 | 17:18:16

    Pilih yg paling aman aja lah, rokok lintingan tembakau aja.

    Syukur tdk merokok.

Back to Top