Malaysia

Tiga WNI Diadili Karena Prostitusi, Dua Orang Divonis 3 Bulan

publicanews - berita politik & hukumTiga perempuan WNI terdakwa kasus prostitusi saat dibawa memasuki ruang sidang Pengadilan Melaka, Malaysia, Rabu (30/1) siang. (Foto: Utusan)
PUBLICANEWS, Melaka - Tiga wanita Indonesia diadili di Pengadilan Melaka, di Ayer Keroh, Malaysia, atas dakwaan melakukan praktik prostitusi. Dua orang dihukum tiga bulan dan seorang hanya dikenai denda.

Hakim Mohd Firdaus Salleh akhirnya menjatuhkan vonis 3 bulan penjara kepada Renny (25) dan Hardiyanti (33) dalam sidang yang berlangsung Rabu (30/1) siang. Keduanya mengaku bersalah membuka pratik prostitusi di hotel. Renny dan Hardiyanti ditangkap di kamar hotel Jalan Munshi Abdullah, Melaka, pada 14 Januati 2019.

Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa N Sivashangari yang meminta keduanya diganjar vonis maksimal, yaitu satu tahun penjara. Jaksa mendakwa kedua WNI tersebut dengan Pasal 372 B KUHP Malaysia atau Penal Code. Ia juga meminta kedua terdakwa dideportasi selepas menjalani hukuman.

Renny dan Hardiyanti hadir dalam sidang tanpa pengacara. Mereka memohon keringanan hukuman dengan alasan punya keluarga yang harus dihidupi di Indonesia.

Nasih berbeda dialami wanita Indonesia lainnya, Nurma Linda (31) yang disidang di ruang sebelah. Ia hanya dikenai dengan 2.300 RM, sekitar Rp 7,9 juta, setelah dia mengaku bersalah atas pelacuran. Jika tidak mampu membayar denda maka Nurma dihukum badan empat bulan. (oca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Dellapuspita @Della31 Januari 2019 | 13:26:52

    yaampun niat banget sampe jauh jauh ke malaysia.

Back to Top