Pembunuhan Kim Jong-nam

Sidang Siti Aisyah Alot, Vonis Dibacakan Akhir Juli

publicanews - berita politik & hukumTerdakwa WNI Siti Aisyah (tengah) seusai menjalani sidang di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, Desember 2018. (Foto: EPA)
PUBLICANEWS, Shah Alam - Sidang kasus pembunuhan Kom Jong-nam, kakak tiri pemimpian Korea Utara Kim Jong-in, ditunda hingga Maret mendatang. Sidang ini mengadili terdakwa WNI Siti Aisyah dan wanita Vietnam Doan Thi Huong.

Jakas dalam dakwaannya di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, menyatakan kedua terdakwa membunuh Jong-nam dengan mengolesi wajahnya menggunakan racun saraf VX di Bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017. Kedua terdakwa mengaku tidak bersalah, mereka mengaku sedang terlibat dalam acara lucu-lucuan untuk program televisi.

Sidang pengadilan Siti dan Thi Huong berjalan alot sejak Oktober 2017. Hal ini karena kurangnya bukti-bukti yang diajukan Jaksa. Bahkan tidak ada saksi kunci yang bisa dihadirkan.

Pembela kedua terdakwa menyatakan kliennya hanyalah korban operasi rahasia yang dijalankan oleh para agen Korea Utara. Sayangnya, empat saksi kunci asal Kout itu telah dilepas oleh Pemerintah Malaysia.

Dakwaan Diterima, Siti Aisyah Terancam Hukuman Mati

Pembela mendesak jaksa penuntut untuk menghadir saksi kunci. Namun Jaksa Penuntut dalam sidang Senin (28/1) ini menyatakan penjelasan saksi kunci tidak boleh dipublikasikan.

Sidang akan dilanjutkan pada 11 Maret 2019 dengan agenda pembacaan pembelaan Thi Huong. Setelah itu, hakim akan membacakan putusan akhir pada 31 Juli.

Selama bulan-bulan pertama persidangan, pengadilan hanya mendasarkan diri pada rekaman CCTV saat kedua terdakwa menyerang Jong-nam dengan racun. Jaksa berpendapat serangan tersebut direncanakan dengan baik.

Jika terbukti membunuh, kedua terdakwa terancam hukuman mati. Pemerintah baru Malaysia telah berjanji untuk menghapuskan hukuman mati, tetapi usulan tersebut harus mendapat persetujuan parlemen. (ian)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. SatriaMgnd @Satria01 Februari 2019 | 11:21:08

    Lahh ko bisa diundur begitu sidang nya yya? Aneeh banget

Back to Top