Model Panas Belarusia Dalam Pusaran Politik Tingkat Tinggi Rusia

publicanews - berita politik & hukumModel asal Belarusia Anastasia Vashukevich (28), dikawal untuk menghadiri sidang di Pengadilan Moskow, Rusia, Sabtu (19/1). (Foto: EPA)
PUBLICANEWS, Moskow - Anastasia Vashukevich (28), model asal Belarusia, kini berada di pusaran politik tingkat tinggi Rusia dan Amerika Serikat (AS). Kemarin ia berjanji tidak akan membocorkan rekaman percakapan Wakil PM Rusia Sergei Prikhodko dengan Paul Manafort, mantan Direktur Kampanye Presiden AS Donald Trump pada 2016.

Anastasia menyampaikan janji tersebut dalam sidang di Pengadilan Moskow, Rusia. Ia mengaku juga punya rekaman percakapan antara taipan Rusia Oleg Deripaska dengan Prikhodko dan Deripaska-Manafort. Deripaska adalah konglomerat logam yang pernah tidur dengannya.

Dalam video yang ia unggah ke Instagram @nastya_rybka itu, Deripaska berbicara dengan Prikhodko di sebuah kapal pesiar pada Agustus 2016 atau dua bulan sebelum Pemilu AS. Keduanya membahas 'hubungan buruk dengan Amerika' dan 'masalah Rusia dengan Amerika'.

Model panas kelahiran Bobruisk, Belarusia, dengan nama Nastya Rybka itu mengatakan, pembicaraan Deripaska dan orang kepercayaan Presiden Vladimir Putin tersebut sebagai 'kepingan puzzle yang hilang' dalam cerita kemenangan Trump pada Pilpres 2016 lalu.

Sehari setelah memposting Instagram tersebut pada Februari 2018, Anatasia ditangkap di Thailand dengan tuduhan menggelar seminar pelatihan seks dengan Guru Alex Kirillov. Ia menyatakan penangkapannya sebagai pesanan Moskow dan Washington.

Setelah dibebaskan dan dideportasi dari Thailand, Kamis (17/1), ia langsung diterbangkan ke Moskow untuk sidang. Deripaska menggugatnya dengan tuduhan melanggar hak privasi karena mengunggah foto dan rekaman percakapannya.

Pengadilan Rusia meminta Anastasia menghapus unggahan tersebut dan membayar denda 5.800 Pound, sekitar Rp 106 juta, atas kerusakan emosional Deripaska. Tuntutan yang terlalu kecil untuk konglomerat sekelas Deripaska.

Model Belarusia yang Ngaku Punya Rahasia Donald Trump Dideportasi

Senin (21/1) pagi, ia duduk di ruang kaca mendengarkan putusan hakim. Anastasia meminta pengampunan dan berjanji tidak akan membocorkan detail rekaman.

"Tidak akan ada lagi rekaman audio tentang Oleg Deripaska," katanya kepada wartawan, seperti dikutip The Telegraph, Senin (21/1) sore. "Saya tidak akan mengusiknya lagi, ia bisa hidup santai. Sungguh, saya sudah cukup," ia menambahkan.

Anastasia mengeluh, ia kini menjadi sasaran kasus pidana 'palsu' di Thailand, Rusia, dan Belarusia. Pengadilan Moskow akan memutuskan apakah ia ditahan atau tidak dalam sidang besok, Selasa (22/1).

Dalam penyelidikan aktivis oposisi Rusia Alexei Navalny, pertemuan Deripaska dengan Wakil PM berlangsung di kapal pesiar pribadi yang berlabuh di lepas pantai Norwegia. Rusia telah meminta YouTube menghapus video investigasi Navalny tersebut, meskipun sia-sia karena 8 juta orang telah menontonnya.

Anastasia kini menjadi model dalam pusaran skandal bantuan Rusia untuk kemenangan Trump. Kepada CNN, ia mengatakan Deripaska juga bertemu dengan tiga orang Amerika pada 2016 dan 2017.

"Mereka memiliki rencana untuk pemilihan (Presiden AS 2016)," ujar model yang kabarnya punya banyak 'affair' dengan kalangan atas Rusia itu. Agen-agen FBI gagal untuk menemui Anastasia ketika ditahan di Thailand. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top