Thailand

Model Belarusia yang Ngaku Punya Rahasia Donald Trump Dideportasi

publicanews - berita politik & hukumModel Belarusia Anastasia Vashukevich (28) di Phuket, Thailand, Februari 2018, sebelum digerebek polisi. (Foto: Instagram/@nastya_rybka)
PUBLICANEWS, Bangkok - Model hot Belarusia Anastasia Vashukevich (28) yang secara sensasional mengaku punya bukti Rusia membantu kemenangan Presiden AS Donald Trump dideportasi dari Thailand. Ia dibebaskan pada Selasa (15/1) setelah menjalani masa tahanan hampir setahun dalam kasus 'kursus seks'.

Anastasia Vashukevich, yang juga dikenal dengan nama Nastya Rybka, ditahan setelah polisi melakukan penggerebekan di Pantai Pattaya, Februari 2018. Ia ke Thailand setelah terlibat dalam skandal politik dengan taipan aluminium Rusia Oleg Deripaska.

Deripaska adalah kolega mantan Direktur Kampanye Presiden Trump pada 2016 lalu, yakni Paul Manafort, yang kemudian dipecat karena membocorkan polling pemilihan presiden ke Rusia.

Anastasia mengklaim ia punya 'potongan puzzle yang hilang' atas cerita kemenangan Trump. Namun apa yang ia sebut sebagai bantuan Kremlin untuk Tuan Trump itu tak pernah keluar dari mulutnya.

Pengadilan Provinsi Pattaya menghukum Anastasia dan tujuh terdakwa asal Rusia karena terbukti bersalah melakukan pesta seks.

"Pengadilan menyatakan para terdakwa bersalah melakukan pesta seks," kata hakim dalam sidang pada Selasa (15/1) kemarin, seperti ditulis Bangkok Post hari ini.

Hakim juga menjatuhkan denda 6 ribu dolar AS, sekitar Rp 85 juta. Setelah dikurangi masa tahanan, hakim menyatakan Anastasia dan kawan-kawan bebas pada Rabu (16/1) ini. "Pengadilan membebaskan mereka," hakim menambahkan.

Kepala Imigrasi Letnan Jenderal Surachate Hakparn mengatakan, proses deportasi akan memakan waktu sepekan. Saat ini para terdakwa dipindahkan ke Pusat Penahanan Imigrasi di Bangkok.

"Mereka masuk daftar hitam Thailand secara permanen karena melakukan perbuatan buruk," ujar Suravhate, seperti dikutip AFP.

Hakim dalam amar putusannya menyatakan, apa yang disebut dengan kursus seks yang diikuti Anastasia dengan guru Rusia Alex Kirillov merupakan perbuatan cabul. Setiap pertemuan, para peserta --sebagian adalah warga Thailand-- mengenakan kaos bertuliskan 'animator seks'.

Anastasia dan Kirillov pernah meminta perlindungan Washington karena takut pulang ke Rusia. Namun, baik Washington maupun Moskow mengabaikan cerita wanita kelahiran Bobruisk, Belarusia, itu. Mereka menyebutnya sebagai aneh.

Model kontroversial yang pernah bermain seks di trotoar depan Keduataan AS di Moskow itu sedang menghadapi masalah hukum di Rusia. Ia terlibat skandal 'jebakan seks' terhadap Wakil PM Rusia, taipan Deripaska yang merekamnya. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top