Buktikan Perkosaan, Polisi AS Minta Contoh DNA Ronaldo ke Italia

publicanews - berita politik & hukumBintang sepakbola Cristiano Ronaldo saat bertemu model Kathryn Mayorga di klub malam Palms Casino Resort, Las Vegas, AS, pada Juni 2009. (Foto: Matrix)
PUBLICANEWS, Las Vegas - Sekali lagi bintang sepakbola Cristiano Ronaldo (33) tersandung skandal seks. Kali ini di Amerika Serikat.

Kamis (10/1) kemarin, Kepolisian Metropolitan Las Vegas telah mengeluarkan perintah untuk mendapatkan contoh deoxyribonucleic acid atau DNA gelandang Juventus tersebut ke otoritas Italia. Penyidik ingin mencocokkan dengan DNA yang ditemukan pada gaun model Kathryn Mayorga (34).

Ini kasus lama. Wall Street Journal menulis, Jumat (11/1), Mayorga mengklaim pemain yang populer dipanggil CR7 itu memperkosanya di kamar hotel Las Vegas pada 13 Juni 2009 dini hari.

Ronaldo, yang ketika itu berumur 24 tahun, membantah keras tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai berita palsu.

Mayorga, saat kerjadian berusia 25 tahun dan bekerja di klub malam Rain, di Palms Casino Resort, bertemu bintang asal Portugal itu di area VIP.

Dalam laporan kepolisian disebutkan bahwa, 'Cristiano Ronaldo menarik penggugat dari kamar mandi ke kamar tidur dan memaksanya naik ke ranjang. Ia memaksakan hubungan seksual'.

Kasus Perkosaan Gadis AS Oleh Cristiano Ronaldo Kembali Dibuka

Mayorga menolak dengan menutup gaunnya sambil berteriak: "Tidak, tidak, tidak". Namun perkosaan tetap terjadi.

"Ketika Cristiano Ronaldo menyelesaikan serangan seksualnya, ia membiarkan Mayorga meninggalkan kamar dengan menyatakan bahwa dia menyesal. Ia biasanya seorang pria yang sopan," kata Mayorga dalam laporan kepolisian, seperti ditulis laman USAtoday pagi ini.

Dalam berkas Pengadilan Negeri Klarck, Nevada, yang bocor ke media, tim penasihat hukum Ronaldo setuju memberi 'uang tutup mulut' 375 ribu dolar AS, sekitar Rp 5,2 miliar. Tetapi mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu tetap mengaku tidak bersalah.

Kepolisian Las Vegas membuka kembali kasus 9 tahun lalu itu pada September 2017. Sebelumnya Mayorga tak melaporkan serangan seksual ini. Polisi menyertakan bukti gaun malam yang dikenakan Mayorga saat ditarik ke kamar hotel Ronaldo.

"Polisi menemukan DNA --yang bukan milik Nona Mayorga-- pada gaun tersebut," kata sumber kepolisian.

Pengacara Ronaldo, Peter S Christiansen, mengatakan apa yang terjadi pada 2009 lalu adalah sebuah kesepakatan. "Ronaldo selalu menyatakan, apa yang terjadi pada 2009 di Las Vegas pada dasarnya bersifat suka sama suka," ujarnya.

Menurut pengacara Mayorga, Lesllie Stovall, korban kedua akan melaporkan Ronaldo dalam dekat. Ronaldo menolak menjawab permintaan wawancara USA Today pada Rabu (9/1) lalu. (ian)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. SatriaMgnd @Satria11 Januari 2019 | 16:40:47

    Ya maklum namanya juga orang terkenal, jadi bisa aja mengaku di perkosa padahal wanitanya sendiri yang menyarankan, semakin sukses orang semakin juga tinggi cobaannya

  2. Putrinurfadilah @Putri11 Januari 2019 | 13:23:21

    Perlu luruskan karna akan merugikan korbannya

Back to Top