Polisi Antimaksiat Selidiki Dugaan Prostitusi Vanessa Angel di Malaysia

publicanews - berita politik & hukumFoto artis Indonesia Vanessa Angel tengah berendam di bak mandi sebuah hotel di Malaysia viral di media sosial. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Kuala Lumpur - Gaung kasus dugaan prostitusi artis Vanessa Angel (27) hingga ke negeri jiran. Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) tengah menyelidiki adakah warga setempat turut dalam prostitusi kelas atas yang melibatkan Vanessa.

Penyelidikan dilakukan menyusul beredarnya foto Vanessa tengah mandi di sebuah hotel di Ibukota Kuala Lumpur.

Laman Harian Metro menulis, foto tersebut diambil Desember 2018 saat Vanessa menginap di Malaysia. "Sebuah gambar telanjang seorang aktris Indonesia sedang mandi, diselidiki apakah melibatkan selebritas Malaysia," ujar laman berbahasa Melayu tersebut, Rabu (10/1).

Namun, Direktur Bagian Antimaksiat, Perjudian, Komunitas Tertutup PDRM Bukit Aman Datuk Rohaimi Md Isa mengatakan, belum ada informasi artis Indonesia terlibat dalam jaringan prostitusi kelas atas Kuala Lumpur.

"Untuk sekarang ini, kami belum bisa menyampaikan apakah artis tersebut melakukan kegiatan di Ibukota," kata Datuk Rohaimi Md Isa di Kuala Lumpur, seperti ditulis laman The Star, Kamis (10/1) pagi.

Foto Vanessa Angel Tengah Mandi Beredar, Penyebarnya Seorang Artis

Foto Vanessa mandi dengan shower rupanya juga beredar di kalangan warganet Malaysia. Mereka juga mengunggah foto Vanessa saat di bak rendam atau bath-tub. Seperti diketahui, Vanessa melalui pengacaranya Muhammad Zakir Rasyidin mengakui foto tersebut benar adanya.

"Dia jawab, 'benar, Bang, foto saya.' Ini foto tanpa izin, apalagi menyebarkan,” ujar Zakir di Jakarta, Senin (7/1).

Sejumlah media Malaysia menempatkan foto Vanessa tanpa sehelai benang itu di halaman utama --tentu saja setelah diburamkan. Namun di media sosial, foto pemain FTV Papa Babysitter Mama Keder (2018) di SCTV itu tampil utuh.

Meskipun ada bukti foto, PDRM tak bisa bertindak tanpa bukti lapangan. Rohaimi mengatakan, polisi tidak bisa sembarang menangkap artis Indonesia yang terlibat pelacuran di negaranya.

"Bagaimanapun, polisi sentiasa memandang serius segala bentuk kegiatan maksiat dan jinayah (pidana) di negara ini," ia menegaskan. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top