Mahasiswa Indonesia di Taiwan Dipaksa Kerja dan Santap Menu Haram

publicanews - berita politik & hukumMahasiswa Indonesia yang dipekerjakan di perusahaan di Taiwan. (Foto: Ko Chieh En)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kabar buruk dipublikasikan media lokal Taiwan, yang juga dimuat oleh situs Indonesianlantern.com, sekitar 300 mahasiswa asal Indonesia dipaksa bekerja di pabrik di Hsinchu.

Ratusan mahasiswa itu berasal dari Universitas Hsing Wu, juga terjadi di 6 perguruan tinggi lainnya. Eksploitasi mahasiswa berusia 20 tahun itu disuarakan anggota parlemen Taiwan Ko Chieh En, seperti terlihat di Taiwan News, Rabu (2/1).

Menurut Ko, mahasiswa tersebut dipaksa bekerja dari Minggu hingga Rabu, pukul 07.30 hingga 19.30 waktu setempat. Pekerjaan mereka adalah mengepak 30 ribu lensa kontak sambil berdiri dan hanya istirahat dua jam.

Ko menambahkan, sebagaian besar mahasiswa Indonesia yang beragama muslim itu harus dipaksa makan yang mengadung potongan daging babi.

Kampus tempat mereka kuliah 'mengakali' dengan hanya memberi pendidikan pada Kamis dan Jumat. Mahasiswa sudah mengeluh namun para pejabat kampus meminta mereka bersabar karena bila mereka membantu perusahaan maka perusahaan akan membantu kampus.

Hal yang mengejutkan bahwa manajer pabrik diduga secara langsung memberi tahu para mahasiswa, "Anda sama dengan pekerja migran asing." Mahasiswa ini direkrut melalui jalur broker pada September 2018 lalu. Para pialang itu mengimingi para mahasiswa bisa kuliah di Taiwan sekaligus mendapat penghasilan.

Setelah di Taiwan, universitas kemudian mengatur 'magang' untuk para mahasiswa, dan para pialang kemudian akan mengantongi biaya dari perusahaan

Menanggapi kabar ini, Menaker Hanif Dhakiri akan menindaklanjutinya agar didapat kepastian dan kebenarannya. "Saya akan cek," kata Hanif, siang ini.

Namun, Hanif menambahkan, kasus itu sebenarnya di bawah wewenang Kemenlu. Hingga hari ini, belum ada pernyataan dari Kementerian Luar Negeri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top