Mesir

Paviliun Indonesia Meriahkan Pameran Dagang Terbesar Afrika

publicanews - berita politik & hukumDuta Besar Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzi meresmikan Paviliun Indonesia di Hall 4, Egypt International Exhibitions Center, Kairo, Selasa (11/12). (Foto: KBRI Mesir)
PUBLICANEWS, Kairo - KBRI Kairo kian gencar mempromosikan komoditas dan produk Nusantara di Mesir dan Afrika. Setelah beberapa kali menggelar rangkaian misi bisnis, kali ini KBRI berpartisipasi dalam pameran dagang intra afrika (Intra Africa Trade Fair/IATF) 2018 dengan membuka ‘Paviliun Indonesia’

Dubes Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzi meresmikan Paviliun Indonesia di Hall 4, Egypt International Exhibitions Center, Kairo, Selasa (11/12). Pameran yang berlangsung pada 11-17 Desember ini dibuka oleh Perdana Menteri Mesir Mustofa Madbouly.

Setidaknya tercatat 3 BUMN dan 13 perusahaan swasta meramaikan Paviliun Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini merupakan penghasil ataupun eksportir komoditas utama, seperti kopi, kelapa sawit, rempah, ban kendaraan, mie instan hingga kapal karet berteknologi tinggi.

Mereka, antara lain, PTPN III Persero, Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Pertamina Lubricants, PT Kapal Api Global, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, dan PT Mayora Indah Tbk.

Dubes Helmy mengatakan, keberadaan Paviliun Indonesia tidak lepas dari implementasi arahan Presiden Joko Widodo untuk merambah pasar Afrika. Menurutnya, Afrika merupakan pasar potensial bagi produk dan komoditas Indonesia.

“Potensi pasar Afrika saat ini mencapai 550 miliar dolar AS sementara nilai ekspor kita ke sini baru mencapai 4,2 miliar dolar AS,” kata Helmy usai peresmian Paviliun Indonesia, dalam rilis yang diterima Publicanews pada Rabu (12/12) pagi.

Helmy meyakini Mesir dapat menjadi simpul pemasaran produk Indonesia di Afrika. Dengan posisi strategis seperti Kanal Suez, Mesir telah menjadi salah satu aktor utama di kawasan Afrika. “Yang harus kita lakukan hanyalah meningkatkan intensitas promosi dan upaya penetrasi ke Pasar Afrika,” ia menjelaskan.

Selain menyiapkan Paviliun Indonesia, KBRI Kairo juga menggelar dua pertemuan bisnis di Kairo dan Kota Alexandria. Kegiatan ini ditujukan untuk mempertemukan pebisnis Indonesia dan Mesir. Hadir dalam forum bisnis ini Deputi IV KSP bidang Komunikasi Politik Eko Sulistyo.

“Harapannya agar pameran dagang ini dapat berujung pada sejumlah transaksi dagang yang konkret,” Helmy menambahkan. (ian/*)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. de'fara @shahiaFM12 Desember 2018 | 08:22:42

    Suatu kemajuan dg gagasan ini. Harus diapresiasi dg bangga. Karena tentunya dampaknya sangat signifikan.

Back to Top