Pangeran Mohammed bin Salman Dicuekin Pemimpin Dunia

publicanews - berita politik & hukumPutra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman diabaikan oleh pemimpin dunia dalam sesi foto bersama KTT G20 di Buenos Aires, Argentina. (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Buenos Aires - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dicuekin para pemimpin dunia saat sesi foto bersama KTT G20 di Buenos Aires, Argentina.

Sebuah video yang beredar kemarin menunjukkan sang Pangeran berdiri canggung sambil memainkan pakaiannya seorang diri. Sementara 12 pemimpin dunia lainnya asyik mengobrol satu sama lain.

Mohammed bin Salman (33) tampak mencari-cari siapa yang mau ia ajak berbicara. Namun tidak ada yang menanggapi. Ia kemudian menatap ke lantai.

Untunglah ia diselamatkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Seusai sesi foto bersama, Putin mengajak bersalaman ketika hendak duduk di kursinya. Itupun karena kebetulan keduanya berada di kursi bersebelahan.

Mohammed bin Salman hadir dalam KTT G20 di tengah kecaman dunia atas kematian jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi di Konsulat Jenderal Arab di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Dunia menuduh Arab Saudi sengaja membantai Khasoggi.

Presiden Turki Tayyip Erdogan terang-terangan mengatakan pembunuhan itu diperintahkan oleh pimpinan tertinggi Saudi --tetapi mungkin bukan Raja Salman, melainkan Putra Mahkota.

Selama KTT G20, Erdogan sama sekali tak menyapa Mohammed bin Salman, padahal beberapa kali mereka bersirobok. Seolah Erdogan tidak mengenal penguasa de facto Kerajaan Arab Saudi itu.

Putra Mahkota Arab Saudi Diduga Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) dalam sebuah pernyataannya membantah Pangeran Mohammed diabaikan oleh pemimpin dunia. "Putra Mahkota berada pada jarak yang sama dengan pemimpin dunia lainnya," kata SPA, Selasa (4/12).

Selama dua hari KTT G20, Jumat dan Sabtu, ada tiga pemimpin dunia yang menekan Saudi untuk melakukan investigasi menyeluruh atas kematian Khasoggi. Mereka adalah PM Kanada Justin Trudeau, PM Inggris Theresa May, dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

PM Trudeau mengatakan, ia melakukan percakapan yang jujur dengan Mohammed bin Salman saat jamuan santap malam. "Dunia menunggu jawaban yang lebih baik atas pembunuhan Khashoggi," kata Trudeau, seperti dikutip Reuters. "Saya menyerukan penyelidikan menyeluruh, kredibel, dan transparan," ia menambahkan.

Sementara Presiden Macron bersikeras Putra Mahkota harus mengizinkan penyelidikan internasional atas kematian Khasoggi.

Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump hanya bertukar basa-basi dengan Putra Mahkota. Sumber Gedung Putih menambahkan, CIA percaya Mohammed bin Salman memerintahkan pembunuhan itu. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top