Holding PTPN III Road Show ke Mesir Garap Pasar Afrika

publicanews - berita politik & hukumDelegasi Holding PTPN III dan KBRI Kairo berfoto bersama direksi perusahaan importir dan pengolah kelapa sawit United Oil di kawasan industri Sharkia, Mesir. (Foto: KBRI Mesir)
PUBLICANEWS, Kairo - Ekspansi komoditas Indonesia ke pasar Afrika kian gencar. Perkebunan Nusantara PTPN III, holding BUMN Perkebunan, menggelar road show pertemuan bisnis di Mesir pada 7-10 Oktober. Tujuannya untuk meningkatkan serapan produk holtikultur Nusantara.

Dalam kunjungan yang difasilitasi KBRI Kairo ini, delegasi Holding PTPN III dipimpin Direktur Utama Dolly Parlagutan Pulungan. Turut serta dalam rombongan ini adalah Direktur Tanaman Tahunan PTPN III Ahmad Haslan Saragih, Senior Executive Vice President Suhendri, serta Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni dan Komisaris Muhammad Osmar.

Selama di Mesir, delegasi melakukan sejumlah pertemuan dengan pebisnis setempat serta kunjungan ke beberapa perusahaan. Perusahaan yang dijajaki, antara lain, importir dan pengolah kelapa sawit United Oil, importir kelapa sawit Arma Group, importir bioetanol dan perusahaan obat Pharco Pharmautical, perusahaan ban Alexandria Tyre, dan importir kopi robusta Al Gharas.

Dubes Helmy Fauzi dan pejabat KBRI Kairo lainnya ikut mendampingi delegasi.

Dolly Parlagutan mengatakan, ia optimistis upaya ekspansi ke Mesir dan Afrika ini membuahkan hasil. Menurutnya, PTPN III memiliki pasokan komoditas yang memadai, yakni 150 ton kelapa sawit siap ekspor hingga Desember 2018.

"Kalau dulu kami memang tidak bisa berjualan langsung, tapi dengan kebijakan baru kami sekarang sudah bisa ekspor secara langsung. Dan ini sangat menguntungkan kami,” ujar Dolly di Kairo, sebagaimana rilis KBRI Mesir, Selasa (9/10).

KBRI Mesir Siap Dorong Sawit Kuasai Pasar Afrika

Ia menargetkan bisa meneken sejumlah MoU ekspor kelapa sawit. "Dari sejumlah pembicaraan dengan beberapa perusahaan, kami yakin pulang ke Jakarta dengan sejumlah nota kesepakatan ekspor,” Dolly menjelaskan.

Sementara itu, Dubes Helmy menjelaskan KBRI memang tengah gencar untuk mengundang BUMN dan pebisnis Indonesia untuk ekspansi. Selain karena menjalankan amanah Presiden Joko Widodo, potensi Pasar Afrika terbuka lebar untuk komoditas Indonesia.

"Sudah saatnya kita menggarap pasar Afrika secara serius dan Mesir dapat menjadi hub dari komoditas Indonesia,” kata Helmy.

Dalam catatan KBRI Mesir, Indonesia merupakan pemasok utama kelapa sawit di Negeri Piramid itu. Hingga April 2018, tercatat volume ekspor kelapa sawit sebesar 209,42 juta dolar AS, sekitar 91 persen total impor kelapa sawit Mesir. Menurut rencana, KBRI dan Holding PTPN III akan menggelar pertemuan bisnis dengan importir nasional Mesir di Kairo, malam ini.

"Sudah saatnya para BUMN-BUMN kita menjadi pemain ekspor utama komoditas Indonesia ke Mesir dan KBRI siap untuk memfasilitasi upaya menguasai Pasar Afrika,” Helmy menandaskan. (ian/*)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top