Kasus Perkosaan Gadis AS Oleh Cristiano Ronaldo Kembali Dibuka

publicanews - berita politik & hukumBintang sepakbola Cristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga di klub malam Palms Casino Resort, Nevada, AS, pada 2009 silam. (Foto: Matrix)
PUBLICANEWS, Turin - Apa yang tak dimiliki megabintang sepakbola Cristiano Ronaldo? Mobil dan rumah mewah, jet pribadi? Namun penyerang klub Juventus itu agaknya tidak bisa membeli Kathryn Mayorga (34) untuk bungkam atas kasus pemerkosaannya.

Mayorga akhirnya bernyanyi kepada Der Spiegel bahwa ia pernah dipaksa melayani syahwat pemain asal Portugal itu. Kejadiannya memang sudah lama, yakni pada 2009 silam, di Amerika Serikat. Namun hukum di Negara Bagian Nevada tidak mengenal batas waktu untuk kasus perkosaan.

Kepada majalah terbitan Jerman tersebut, Mayorga mengatakan setelah kasus pemerkosaan saat usianya 25 tahun itu ia bagaikan kain rombeng.

Namun pengacara Ronaldo, Christian Schertz, membantah cerita Mayorga. "Kisahnya yang dimuat Der Spiegel sangat tak masuk akal dan ilegal," katanya, seperti ditulis dua media Inggris, Daily Mail dan The Sun, Senin (1/10).

Der Spiegel pernah menulis kasus perkosaan ini pada 2017 lalu, namun saat itu mereka tidak menyebut nama wanita korban Ronaldo. Kali ini, Mayorga minta nama dan fotonya dimuat dengan jelas agar tidak dianggap cerita bohong.

Mayorga telah melaporkan kasus ini ke Kepolisian Las Vegas, namun kemudian urung meneruskannya setelah terjadi penyelesaian di luar pengadilan dengan Schertz. Ia menerima uang tutup mulut 260 ribu Euro atau sekitar Rp 4,5 miliar.

Namun atas saran pengacara barunya, akhir pekan lalu Mayorga memutuskan membatalkan perjanjian diam-diam tersebut secara sepihak. Ia pergi ke Der Spiegel dan mulai 'bernyanyi'.

Ronaldo (33) pun sewot, ia mengunggah video bantahan lewat akun instagramnya, @cristiano. "Mereka ingin membangun popularitas dengan memanfaatkan nama saya. Itu normal," ujar mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu.

Menurut dokumen pengadilan yang dimiliki The Sun, Ronaldo yang saat itu berumur 24 tahun bertemu Mayorga di klub malam Rain pada 13 Juni 2009. Saat itu ia sedang berlibur di AS.

Foto-foto hasil jepretan paparazzi memperlihatkan Ronaldo tengah mengobrol dan merayu model pemula itu. Ronaldo kemudian mengajak Mayorga ke penthouse 57306 di Palms Casino Resort.

Ketika Mayorga berganti baju untuk berenang, Ronaldo tiba-tiba mengajaknya untuk berhubungan intim. Mayorga mengaku menolak.

"Orang terkenal itu memepetku, menyentuhku, dan mendorongku ke tempat tidur. Lalu ia mulai menggerayangiku. Aku mendorongnya dan berkata, 'Tidak, tidak!" kata Mayorga seperti tertulis dalam dokumen pengadilan.

Tapi, Ronaldo tetap melampiaskan hajatnya. Mayorga hanya bisa menangis. Setelah itu, masih menurut Mayorga, Ronaldo berlutut dan meminta maaf sambil memanggilnya 'Baby'.

Ia kemudian menerima uang perdamaian. Namun kini Mayorga membuka lagi kasus tersebut karena tidak ingin menjadi kain rombeng sepanjang hidupnya. (oca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iqra @ayobaca02 Oktober 2018 | 07:46:38

    Kain rombeng mahal juga ya d amrik, 4.5 m

Back to Top