Ahli Waris TKW Dapat Uang Darah Rp 547 Juta dari Majikan di Arab

publicanews - berita politik & hukumBukti transfer uang diyat oleh KJRI Jeddah kepada ahli waris almarhum Tarwati Tarya Cuhati. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jeddah - Ahli waris TKW Tarwati Tarya Cuhati mendapat transfer uang diyat atau uang darah 150 ribu Riyal, sekitar Rp 547,5 juta.

Uang ditransfer kepada ahli waris, pada Selasa (3/7), melalui National Commercial Bank (NCB) di Jeddah ke rekening J dengan nomor 068050xxxx, di Bank Negara Indonesia (BNI).

"Uang diyat dibayarkan dalam bentuk cek dan dicairkan dari Bank Al Rajhi Jeddah pada tanggal 28 Juni 2018," kata Pelaksana Fungsi Konsuler (PFK)-1 Safaat Ghafur yang bertindak sebagai Koordinator Pelayanan dan Perlindungan Warga (KPW) KJRI di Jeddah.

Menurut Safaat, uang dibayarkan majikan TKW asal Sumedang, Jawa Barat, itu setelah Mahkamah Umum Al Kharj, Provinsi Riyadh, pada 27 Juli 2016 memutuskan majikan Tarwati dinyatakan bersalah dan wajib membayar uang diyat 150 ribu Riyal.

"Majikan almarhumah selaku pihak terdakwa baru bisa mengumpulkan uang pada bulan November 2017," Safaat menambahkan.

Tarwati meninggal dalam kecelakaan mobil yang dikendarai majikannya pada 30 Juli 2014. Hasil olah TKP oleh kepolisian Kota Tatslits, Provinsi Asir, menyimpulkan bahwa majikan selaku pengemudi bersalah seratus persen.

Uang diyat dalam bentuk cek baru diserahterimakan pada 22 Januari 2018 di Mahkamah Umum Al Kharj Provinsi Riyadh.

KJRI Jeddah telah mentransfer total Rp 851.180.000 atas nama dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia. Rinciannya berupa uang diyat Rp 547.500.000 dan dan uang gaji serta uang duka/kerahiman senilai Rp 303.680.000. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top